BPIP Gandeng Lima Segmentasi dan Kesbangpol, Bumikan Pancasila di Bandar Lampung

  • Whatsapp
Plt. Deputi Hubungan Antar Lembaga, Komunikasi, Sosialisasi dan Jaringan BPIP, Adjie Samekto saat memberikan Sambutan dalam kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANDAR LAMPUNG – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggandeng lima segmentasi serta Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Bandar Lampung untuk membumikan Pancasila di kota dengan motto ‘Ragom Gawi’ tersebut.

Baca Juga

Acara dikemas dalam ‘Diskusi Kelompok Terpumpun Pemberdayaan Komunitas Dalam Rangka Pembinaan Ideologi Pancasila Di Provinsi Lampung Jumat 11 Desember 2020

Plt. Deputi Hubungan Antar Lembaga, Komunikasi, Sosialisasi dan Jaringan BPIP, Adjie Samekto mengatakan, pihaknya hadir demi rekonsiliasi penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Konstruksi berpikir yang tidak boleh dihilangkan begitu saja, dengan kehadiran BPIP ini. Bukan sekadar rekonsiliasi atau memperteguh nilai Pancasila. Tapi menyadarkan kembali tentang keberadaan nilai-nilai Pancasila yang sesungguhnya,” buka Adjie.

Ia menegaskan, Pancasila harus dilaksanakan, ditanamkan, ditegakkan, serta diterangkan. “Aktualisasi Pancasila dimaknai tujuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandas Adjie.

Adapun Kepala Kesbangpol Provinsi Lampung, Firsada menilai masyarakat sedang menghadapi gelombang globalisasi dan pertarungan antara ideologi.

“Melemahnya penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila, akibat dari ketidakmampuan mengelola tantangan tersebut,” ujarnya.

Firsada juga menegaskan, pembumian Pancasila sangat penting dan strategis untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Sebagian masyarakat kehilangan jati diri. Visi dan persepsi harus disamakan agar masyarakat bertanggung jawab atas kemajuan pembangunan Nasional dan daerah Lampung,” bebernya.

Direktur Hubungan antar Lembaga dan Kerjasama BPIP Elfrida Herawati Siregar menegaskan, partisipasi masyarakat sangat vital dalam pembumian Pancasila. Jadi tidak semata tugas BPIP atau instansi terkait lain.

“Kami siapkan wadah, agar pembinaan bisa sampai ke pelosok desa. Pancasila bukan cuma cerita, tapi juga keteladanan, kesejahteraan, serta sumber dari segala sumber hukum,” tuturnya.(sir/aka)