Syarief Hasan Apresiasi Penyaluran KUR

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyampaikan apresiasi atas program Kredit Usaha Rakyat (KUR) milik Bank Nasional Indonesia (BNI) maupun Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pasalnya, program KUR BNI dan BRI ini menyasar usaha-usaha ultra mikro, kecil, dan menengah sehingga UMKM dapat bangkit di tengah Pandemi Covid-19.

Syarief Hasan menilai, program ini sangat baik dilakukan mengingat banyaknya pengangguran yang muncul selama Pandemi Covid-19. “Kita melihat, Covid-19 telah memunculkan arus pengangguran baru akibat banyaknya industri terseok-seok, bahkan tumbang,” ungkap Syarief Hasan.

Berdasarkan data dari Kementerian Tenaga Kerja, terjadi PHK terhadap 3,05 juta orang selama Pandemi Covid-19. Angka ini turut berkontribusi terhadap penambahan jumlah penduduk miskin sebesar 2,76 juta orang dibandingkan tahun 2019.

Apalagi, beberapa waktu terakhir, banyak usaha dan industri besar yang harus tumbang karena Pandemi. Misal, Supermarket Giant yang harus menutup seluruh gerainya di Indonesia. Juga, maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air yang menawarkan pensiun dini kepada para pekerjanya agar dapat bertahan selama Pandemi Covid-19. 

Syarief Hasan menyebutkan, program KUR BNI yang terintegrasi dengan Kartu Pra-Kerja patut mendapatkan dukungan. “Tentu, kebijakan yang baik seperti KUR BNI dan KUR BRI untuk UMKM dan usaha kerakyatan patut kita dukung bersama sehingga UMKM dapat bertumbuh dengan baik,” ungkap Syarief Hasan dilansir Nusadaily.com.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini juga menyebutkan, UMKM merupakan tulang punggung dari perekonomian nasional. “UMKM berkontribusi terhadap 61% produk domestik bruto dan menyerap banyak tenaga kerja sehingga berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” ungkap Syarief Hasan.

Syarief Hasan juga menyebutkan, program sejenis KUR BNI dan KUR BRI ini juga telah dilakukan di masa Pemerintahan SBY. “Pemerintahan SBY juga telah memberikan banyak bantuan tunai, permodalan, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM di Indonesia sehingga program ini sangat baik dijalankan agar berkelanjutan.”, ungkap Syarief Hasan.

Politisi Senior Partai Demokrat ini pun menyebutkan bahwa Pandemi ini harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan. “Ini harus menjadi momentum munculnya usaha-usaha baru sehingga pola pikir masyarakat bergeser dari pola pikir pekerja menjadi pola pikir pengusaha.”, dukung Syarief Hasan.

Ia pun berharap, dengan bergeliatnya kembali UMKM dan hadirnya usaha-usaha baru dapat membantu perekonomian nasional bertumbuh kembali. “Munculnya usaha baru tentu akan menyerap tenaga kerja yang baru sehingga mengurangi angka pengangguran di Indonesia yang tentu akan mendorong produktivitas dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.”, tutup Syarief Hasan. (sir/wan)