Senin, September 27, 2021
BerandaNewsSeribu Siswa SMK Mojokerto Jalani Vaksinasi, Ingin PTM Dimulai

Seribu Siswa SMK Mojokerto Jalani Vaksinasi, Ingin PTM Dimulai

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Sebanyak seribu siswa SMK Negeri 1 Mojokerto menjalani vaksinasi Covid-19 massal di sekolahnya, Jalan Kedungsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Ribuan siswa inipun menginginkan segera terlaksananya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kepala SMKN 1 Mojokerto, Prapti Widodo menjelaskan total peserta didiknya sebanyak 1.492 siswa. Hanya saja yang menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama sebanyak 1.000 siswa.

“Sehingga masih ada 492 yang belum divaksin Covid-19 menunggu intruksi lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya, Rabu, 4 Agustus 2021 dilansir Nusadaily.com.

Prapti menerangkan siswa menerima vaksin Sinovac dengan pelaksana vaksinator dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim yang bekerjasama dengan Dinkes Kota Majokerto. 

Sedangkan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan tiga sesi dengan melibatkan sekitar 47 tenaga kesehatan yang terbagi di tujuh tempat gedung  SMKN 1 Mojokerto. 

“Vaksinasi 1.000 dosis difokuskan untuk siswa kelas XII dari lima jurusan di SMKN 1 Mojokerto, karena mereka harus segera memulai pembelajaran secara tatap muka. Sisanya siswa kelas XI karena mereka akan praktik lapangan,” bebernya. 

Dirinya menambahkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini juga ditinjau langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Forkopimda yakni Wali Kota Ika Puspitasari bersama dan Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Dalam kegiatan peninjauan itu juga dilakukan zoom meeting bersama sejumlah SMKN di Jawa Timur terkait pelaksanaan vaksinasi massal tersebut.

“Peninjauan vaksinasi siswa oleh Ibu Gubernur sekaligus virtual bersama sekolah-sekolah SMK di Jatim mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk siswa,” terangnya.

Pihaknya berharap setelah dilakukan vaksinasi ini peserta didik terutama mereka kelas XII dapat segera melakukan pembelajaran PTM di tengah situasi Pandemi Covid-19. Tentunya, dengan syarat  siswa telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap II.

“Pembelajaran PTM harus dilakukan karena siswa SMK perlu praktik lapangan seperti jurusan otomotif kalau tidak praktik ya tidak bisa,” imbuhnya.

Ramadani (17) siswi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) kelas XII SMKN 1 Mojokerto mengaku sempat takut ketika hendak vaksin Covid-19 tahap pertama di sekolahnya. Dia takut sakit setelah divaksin.

“Saya berharap setelah vaksin supaya segera pembelajaran PTM karena saya juga perlu banget tatap muka kalau daring kita kesulitan dan belum optimal pembelajaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyebut pemberian vaksinasi Covid-19 ini diberikan untuk siswa sekolah hingga usia remaja. Dia juga sempat disambati siswa SMK agar segera memulai pembelajaran secara tatap muka (PTM) yang mereka perlukan untuk menunjang akademik.

“Vaksin ini kita berikan untuk 38 SMA/SMK Kota/Kabupaten dengan katogori remaja mulai dari usia 12 tahun sampai 17 tahun, mengunakan vaksin sinovac,” tutupnya. (din/wan)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...