Seks Saat Panas, Bantu Tidur Lebih Pulas

  • Whatsapp
seks
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Apa yang terpikirkan saat cuaca panas di malam hari? Menyalakan AC hingga maksimal, atau memindahkan kipas angin dekat kasur agar tidur lebih nyaman, mungkin bisa jadi pilihan. Tapi pernahkah terpikir berhubungan seks di malam hari saat cuaca panas?

Bagi Anda yang tinggal di kota besar nan padat dengan pemukiman penduduk dan minim ruang hijau, cuaca panas mungkin tidak hanya dirasakan di siang hari. Bahkan ketika langit gelap, kamar atau rumah Anda bisa tetap panas seperti saat siang hari. Tidak heran banyak rumah di perkotaan menggunakan AC.

Memasang AC atau menyalakan kipas angin mungkin bisa jadi pilihan agar malam Anda lebih sejuk. Cuaca yang mendukung juga bisa membantu Anda terlelap di malam hari. Namun selain dua hal tadi, ada satu hal lain yang bisa Anda lakukan saat malam hari terasa panas, yakni berhubungan seks.

Saling berkeringat di ranjang karena gairah memuncak, ditambah cuaca panas, tampaknya bukan impian banyak orang. Berhubungan seks saat cuaca panas memang kelihatannya kontraproduktif.

Namun seks telah dikaitkan dengan manfaatnya untuk membantu seseorang lebih mudah terlelap. Manfaatnya yang satu ini juga bisa tetap dirasakan saat berhubungan seks saat cuaca panas.

Pakar perilaku tidur dari The Sleep Geek, James Wilson mengatakan bahwa berhubungan seks akan membuat Anda lebih mudah beristirahat, meski cuaca sedang panas.

“Pelepasan hormon saat berpelukan dapat menempatkan Anda dalam kondisi sempurna untuk pergi beristirahat,” kata Wilson, seperti dikutip Mirror.

Pakar perilaku tidur dari The Sleep Geek, James Wilson mengatakan bahwa berhubungan seks akan membuat Anda lebih mudah beristirahat, meski cuaca sedang panas.

“Pelepasan hormon saat berpelukan dapat menempatkan Anda dalam kondisi sempurna untuk pergi beristirahat,” kata Wilson, seperti dikutip Mirror.

Khusus pada perempuan, kadar estrogen yang tinggi dapat membantu tidur lebih nyenyak. Seks, di sisi lain, berfungsi sebagai anti-stress dan membantu Anda tetap rileks hingga tertidur pulas.

Meski seks meningkatkan detak jantung dan melepaskan adrenalin sehingga seseorang jadi lebih terjaga, namun itu bisa membantu pasangan terhubung secara emosional.

“Saat orgasme terjadi pelepasan hormon prolaktin dan oksitosin, membuat seseorang merasa rileks, tenang, kondisi yang sempurna untuk bisa tidur nyenyak,” tutur Wilson.

Berhubungan seks sebelum tidur bisa membuat seseorang tidur lebih pulas. Hal itu karena berhubungan seks membantu melepaskan hormon oksitosin yang membuat rileks dan meningkatkan suasana hati.

“Hormon lain seperti dopamin, prolaktin, progesteron, telah terlibat dalam mempengaruhi pikiran dengan perasaan lega, rileks, dan kantuk setelah tindakan seks yang memuaskan,” kata ahli saraf dari Sutter Health, dokter Amer Khan, dikutip dari Healthline.

Interaksi fisik satu ini saling memuaskan satu sama lain, akan meningkatkan suasana hati, perasaan sejahtera, menurunkan tingkat stres, dan membuat setiap orang lebih mudah tertidur.

Maka dari itu, selain menyalakan AC dan kipas angin, Anda bisa memilih berhubungan seks di malam hari yang gerah agar tidur Anda lebih lelap. (kal)