Jumat, Juli 8, 2022
BerandaNewsRegionalWSL Resmi Dibuka, Ajang Selancar Paling Bergengsi di Dunia Disambut Tari Gandrung

WSL Resmi Dibuka, Ajang Selancar Paling Bergengsi di Dunia Disambut Tari Gandrung

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – World Surf League (WSL) Championship Tour 2022 yang berlokasi di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, 28 Mei-4 Juni 2022, resmi dibuka.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, membuka ajang selancar paling bergengsi di dunia tersebut, Jumat (27/5/2022).  

Baca Juga: Peselancar Rio Waida Tak Mau Pusingkan Lawan di Olimpiade Tokyo

“Terima kasih Banyuwangi atas kegigihannya untuk menggelar event internasional ini. Suatu kebanggan buat kita semua,” kata Amali, mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Para peselancar terbaik dunia telah datang sejak beberapa hari lalu. Di antaranya dari Amerika Serikat, Brazil, Jepang, Australia, Kosta Rika, Afrika Selatan, Perancis, hingga Hawaii.

Menpora mengatakan, Banyuwangi terkenal berpengalaman menggelar kegiatan olahraga internasional, seperti Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Internasioal BMX, Kite Surfing Internasional dan sport tourism internasional lainnya.

Baca Juga: PON Papua – Ekshibisi Selancar Ombak Memasuki Putaran Akhir

Bahkan, sejumlah event internasional di Banyuwangi selalu berjalan memuaskan, seperti Tour de Ijen yang mendapat nilai “ekselen” dari Persatuan Sepeda Dunia (UCI).

Dia menjelaskan, Indonesia saat ini terus mendorong sport tourism seperti yang dilakukan di Banyuwangi.

“Arahan Presiden Jokowi. Sport tourism itulah yang membuat kami terus mendorong agar event olahraga internasional ke Indonesia. Seperti WSL ini,” jelas Menpora.

“Potensi Indonesia untuk sport tourism sangat banyak. Kita mencoba untuk mendorong potensi ini. Sehingga mendapat manfaat dari sisi ekonomi,” tambah Amali.

Baca Juga: Sahroni Sang Pemimpi Jadi Presiden Kunjungi Alas Purwo

BERITA KHUSUS

Sampaikan LPJ APBD 2021, Gus Ipul: Jadi Motivasi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Keuangan

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota...

BERITA TERBARU

Chelsea Tawar Cristiano Ronaldo Rp 251 Miliar, MU Segera Beri Jawaban

NUSADAILY.COM - LONDON - Kabar terbaru dari situasi Cristiano Ronaldo yang rumornya mau tinggalkan Manchester United. Chelsea disebut akan tawarkan harga 14 juta Pounds...

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – World Surf League (WSL) Championship Tour 2022 yang berlokasi di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, 28 Mei-4 Juni 2022, resmi dibuka.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, membuka ajang selancar paling bergengsi di dunia tersebut, Jumat (27/5/2022).  

Baca Juga: Peselancar Rio Waida Tak Mau Pusingkan Lawan di Olimpiade Tokyo

“Terima kasih Banyuwangi atas kegigihannya untuk menggelar event internasional ini. Suatu kebanggan buat kita semua,” kata Amali, mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Para peselancar terbaik dunia telah datang sejak beberapa hari lalu. Di antaranya dari Amerika Serikat, Brazil, Jepang, Australia, Kosta Rika, Afrika Selatan, Perancis, hingga Hawaii.

Menpora mengatakan, Banyuwangi terkenal berpengalaman menggelar kegiatan olahraga internasional, seperti Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Internasioal BMX, Kite Surfing Internasional dan sport tourism internasional lainnya.

Baca Juga: PON Papua – Ekshibisi Selancar Ombak Memasuki Putaran Akhir

Bahkan, sejumlah event internasional di Banyuwangi selalu berjalan memuaskan, seperti Tour de Ijen yang mendapat nilai “ekselen” dari Persatuan Sepeda Dunia (UCI).

Dia menjelaskan, Indonesia saat ini terus mendorong sport tourism seperti yang dilakukan di Banyuwangi.

“Arahan Presiden Jokowi. Sport tourism itulah yang membuat kami terus mendorong agar event olahraga internasional ke Indonesia. Seperti WSL ini,” jelas Menpora.

“Potensi Indonesia untuk sport tourism sangat banyak. Kita mencoba untuk mendorong potensi ini. Sehingga mendapat manfaat dari sisi ekonomi,” tambah Amali.

Baca Juga: Sahroni Sang Pemimpi Jadi Presiden Kunjungi Alas Purwo

Khusus surfing, Menpora juga akan mendukung Banyuwangi untuk mengembangkannya, apalagi selancar resmi menjadi salah satu cabang perlombaan di Olimpiade.

“Untuk WSL tahun depan akan kembali kami gelar di Banyuwangi,” kata Amali.

Baca Juga: Profil Suci Tacik, Penyanyi Cantik Berhijab Asal Banyuwangi

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berterima kasih atas dukungan Kemenpora dan banyak pihak terhadap Banyuwangi.

“Terima kasih banyak atas dukungan banyak pihak yang begitu luar biasa pada Banyuwangi untuk menggelar WSL ini. Terima kasih Pak Menpora atas support-nya,” kata Ipuk melansir dari TimesIndonesia.

Ipuk mengatakan WSL bisa menjadi momentum untuk pemulihan dan peningkatan ekonomi.

“Itulah yang membuat kami selama ini juga fokus menggelar banyak event sport tourism. Karena banyak memiliki dampak positif pada ekonomi,” lanjut Ipuk.  

Baca Juga: Super Maknyus, Banyuwangi Punya Festival Lobster Lho!

Penampilan tari Gandrung dan Barong menjadi tanda WSL resmi dibuka, menceritakan tentang Taman Nasional Alas Purwo, tempat Pantai Plengkung berada. Penampilan para seniman tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta WSL.

Suasana pembukaan WSL kian meriah saat para peserta mendapat penyematan udeng khas Banyuwangi. (ark)