Kamis, Juli 7, 2022
BerandaNewsRegionalWali Kota Malang: Enam Pasien Terkonfirmasi Positif dari BRI Lakukan Isolasi Mandiri

Wali Kota Malang: Enam Pasien Terkonfirmasi Positif dari BRI Lakukan Isolasi Mandiri

NUSADAILY.COM-MALANG- Wali Kota Malang Sutiaji memberi pengumuman. Kasus karyawan Kanwil Bank BRI yang meninggal dunia akibat COVID-19 memasuki babak baru. Berdasarkan hasil tracing yang dilakukan oleh Satgas COVID-19 Kota Malang, setidaknya ada enam pasien terkonfirmasi positif baru yang saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Hasil tracing yang masuk di Kota Malang, ada tiga pasien, termasuk salah satu yang meninggal tadi. Hari ini (Rabu 8/7/2020), kami baru mendapat kabar dari Provinsi Jawa Timur bahwa ada empat orang di sana yang positif. Jadi, totalnya ada tujuh, termasuk yang meninggal kemarin,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota Malang, Rabu (8/7/2020).

Pada kesempatan tersebut, Sutiaji menjelaskan, pihaknya akan memberikan treatment khusus kepada pasien tersebut. “Kami sudah bekerjasama dengan pihak rumah sakit, untuk memberikan beberapa treatment dan vitamin kepada para pasien,” lanjut dia.

Sutiaji menjelaskan, dalam kasus yang melibatkan instansi perbankan itu, ada dua orang yang diketahui meninggal dunia. Salah satunya, yakni Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang meninggal dunia akibat penyakit penyerta lainnya, yakni diabetes melitus. Ia diketahui meninggal pada tanggal 30 Juni 2020 dan hasil swabnya yang menyatakan bahwa yang bersangkutan positif COVID-19 baru keluar keesokan harinya.

“Sementara, yang satu lagi, meninggal dunia karena penyakit lainnya. Hasil swab menyatakan dia negatif,” lanjut Sutiaji dikutip nusadaily.com.

Bagi karyawan yang diketahui meninggal dunia karena diabetes, ia masuk rumah sakit pada tanggal 26 Juni 2020 dan tidak memiliki gejala apapun.

“Mulanya, dia sudah di rapid test, hasilnya non reaktif. Namun, ia sempat mengalami demam, akhirnya sempat mendapat perawatan juga sampai meninggal dunia,” kata dia.

Sampai saat ini, pihaknya masih terus melakukan upaya tracing dan tracking terhadap para karyawan Bank BRI. “Sehingga, masih belum bisa diketahui awal mula penularannya seperti apa,” papar dia dikutip induk imperiumdaily.com ini.

Pimwil BRI Malang: Pelayanan Nasabah Aman

Serta, ia juga akan melakukan pengecekan terhadap beberapa ruangan yang ada di kantor Bank BRI. “Kami masih cek, termasuk ruangan yang bersangkutan. Selama 14 hari sebelum sakit, PDP yang meninggal dunia hanya di kantor saja, belum sempat tugas ke luar kota,” imbuh dia.

Meski demikian, Sutiaji memastikan, bahwa pelayanan nasabah dengan gedung utama berbeda. “Sehingga, sama sekali tidak dekat dengan ruang pelayanan. Pelayanan masih berjalan normal. Namun, gedung utama sementara ditutup dulu, demi keamanan bersama,” pungkas dia.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah (Pimwil) BRI Malang, Prasetya Sayekti mengungkapkan, ruangan salah satu PDP yang meninggal dunia terletak sangat jauh dari ruangan pelayanan.

“Ruangannya di lantai tiga gedung utama. Berbeda gedung dengan pelayanan nasabah,” terang dia.

Sehingga, ia memastikan, para nasabah yang hendak melakukan transaksi tidak terganggu. Para karyawan yang bekerja sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kepada nasabah yang datang, juga sudah kami beri imbauan untuk melakukan protokol kesehatan. Di dalam ruang pelayanan, physical distancing sudah kami atur juga,” pungkas dia.(nda/cak)

BERITA KHUSUS

Sampaikan LPJ APBD 2021, Gus Ipul: Jadi Motivasi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Keuangan

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota...

BERITA TERBARU

Tes Fitness, Ini Pemain Liverpool Paling Tangguh

NUSADAILY.COM - LIVERPOOL - Tahukah kamu siapa pemain Liverpool paling sip berdasarkan hasil tes fitness? Jangan kaget, dia adalah pemain veteran James Milner! Dilansir dari...