Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaNewsRegionalJanda di Magetan dan Anaknya Tinggal di Bekas Warkop Nyaris Roboh

Janda di Magetan dan Anaknya Tinggal di Bekas Warkop Nyaris Roboh

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Potret kemiskinan masih terpampang jelas di Kabupaten Magetan, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan bahkan ada juga yang hanya berjarak 1 kilometer.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Baca Juga: BPS Sebut Warung Gotong Royong Dapat Kurangi Kemiskinan di Magetan

Seperti seorang janda beranak dua di Magetan ini, ia Bersama satu anaknya terpaksa menempati bekas warung kopi (warkop) yang nyaris roboh di kampung pengrajin sandal kulit Jejeruk, Desa Candirejo, Kecamatan Kota Magetan.

Kondisi bekas warkop yang ditempati janda tersebut tidak layak untuk tempat tinggal manusia. Dinding yang terbuat dari bambu sudah bolong, serta atapnya juga nyaris roboh.

Baca Juga: Badan Pusat Statistik (BPS) Menyebut Angka Kemiskinan di Kabupaten Magetan Meningkat

Janda tersebut bernama Suliana Ningsih (42) tinggal Bersama anaknya anak keduanya Aira Cinta Angraini yang masih berusia 10 tahun.

Cerai

Sebelumnya, Suliana tinggal Bersama suaminya di Ibu Kota Jakarta, ia bercerai dengan suaminya lima tahun lalu.

Baca Juga: Lagi, Warga Magetan Gantung Diri Akibat Terjerat Masalah Kemiskinan dan Kesehatan

Satu tahun kemudian pada 2017, Suliana memutuskan pulang ke kampung halamannya di Magetan bersama Aira, sedangkan anak pertama ikut suaminya di Jakarta.

“Namun sampai di Magetan saya tidak punya rumah kemudian terpaksa menempati bekas warung sederhana milik orang tua saya,” terangnya.

Baca Juga: LSM MCCW Beni Ardi: Silpa Kabupaten Magetan Menggunung, Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat

Untuk keberlangsungan hidupnya, Suliana membuat anyaman bambu untuk dijual dan mendapatkan uang.

“Sering dibantu tetangga. Sedangkan, untuk mencari nafkah, saya dan anak membuat anyaman bambu bersama Aira, untuk hidup sehari-hari,” kata Suliana Ningsih kepada nusadaily.com, Rabu (08/12/2021).

Anak Tidak Dapat Sekolah

Janda dua anak ini mengaku tidak ada masalah dengan tempat tinggal. Satu-satunya yang ia pikirkan adalah anak keduanya saat ini tidak bisa sekolah karena tekendala dokumen kependudukan dan biaya.

“Mudah-mudahan kami selalu diberikan kesehatan dan kekuatan hadapi hidup. Keluarga saya bisa berkumpul kembali,” harapnya pasrah.

Baca Juga: Terdampak Pandemi, Pedangdut Magetan Jualan Pecel

Konfirmasi Pihak Desa

Sementara itu, Agus Styono, Kepala Desa (Kades) Candirejo mengaku, sudah ada niat untuk merenovasi tempat tinggal Suliana. Namun pihak desa tekendala adminduk dan status kepemilikan tanah. Selain itu, Suliana Ningsih juga masih depresi usai bercerai dengan suaminya.

“Akibatnya data kependudukan juga sulit diurus. Karena keteranganya berubah-ubah. Kontak mantan suaminya juga putus. Selain itu jika direnovasi rumahnya terkendala status kepemilikan tanah,” terangnya.

Saat ini, Pihak desa akan berkoordinasi dengan Dispenduk setempat, Perkim, Dinas Sosial Magetan untuk mencari jalan keluarnya. (nto/ark)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Kematian Brigadir J Direkayasa: Skenario Ferdy Sambo Akhirnya Terungkap!

NUSADAILY.COM - MEDAN - Misteri kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J memasuki babak baru. Mantan Kadiv Propam Polri yang juga atasan dari...