Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsRegionalIni Isi Surat Edaran Wali Kota Malang Terbaru Soal PPKM Darurat

Ini Isi Surat Edaran Wali Kota Malang Terbaru Soal PPKM Darurat

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Berdasarkan evaluasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan, penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Malang dinilai tak berhasil. Apalagi, saat ini, kota pendidikan tersebut masuk dalam zona merah penyebaran covid-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan revisi atas surat edaran (SE) Wali Kota Malang. Terbaru, yakni SE Walikota Malang No 38 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas SE Walikota Malang No 35 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19. Surat edaran ini baru diterbitkan usai Rakor Forkopimda Kota Malang bersama Menko Marves, kemarin, Rabu (7/7/2021).

BACA JUGA: Ledakan COVID-19 Banyuwangi, Nakes Kewalahan, Pasien Terabaikan

Secara umum, aturan dalam SE ini tak jauh berbeda dengan sebelumnya. Namun, menambah aturan baru. Sekaligus menegaskan secara teknis aturan jam malam yang disampaikan Sutiaji usai rakor kemarin.

Dalam SE ini, terdapat aturan terkait jam malam. Pertama, jam malam pukul 20.00 WIB diberlakukan pada supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swayalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari. Kemudian, pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, PKL, lapak jajanan), baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall. Selain itu, jam malam pukul 20.00, juga diberlakukan pada kegiatan di restoran, supermarket dan pasar swalayan yang berada didalam pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan.

“Batas nya jam 20.00. Boleh buka mulai jam 06.00 pagi sampai jam 20.00 malam. Harus delivery atau take away saja tidak boleh ada kegiatan makan ditempat,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji, Kamis (8/7/2021).

Sutiaji menjelaskan, selain diberlakukan pada kegiatan usaha, jam malam juga diberlakukan pada aktivitas warga di lingkup RT/RW. Warga diminta tidak melakukan aktivitas di luar rumahnya usai pukul 20.00. Jika memang harus beraktivitas dengan meninggalkan rumah, maka harus mengupayakan pemberlakukan jarak minimal dua meter dari orang lain. Tidak hanya itu, durasi kegiatan juga harus diperhatikan untuk dilakukan sesingkat mungkin.

“Pembatasan keluar masuk di wilayah RT/RW juga hanya sampai pukul 20.00. Aktivitas dengan menimbulkan kerumunan lebih dari tiga orang juga dilarang,” tegas Sutiaji.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, PPKM Darurat Kota Malang mendapatkan evaluasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan.

BACA JUGA: PPKM Darurat, Disdik Sumenep Keluarkan SE Baru PTM Tahun Ajaran Baru

“Kami masih dalam evaluasi dari pak Menko Marves, dinilai belum berhasil. Dalam evaluasi itu, salah satu diantaranya disebut adalah Kota Malang,” kata dia.

Karena PPKM Darurat Kota Malang dinilai belum berhasil dan mendapatkan evaluasi dari Menko Marves, maka pihaknya melakukan revisi Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang. Revisi SE tersebut juga dilakukan, untuk menindaklanjuti Instruksi Mendagri.

“Intinya, kami lakukan penyekatan-penyekatan. Karena sesungguhnya, PPKM itu membatasi mobilitas orang. Terkait tempat usaha warung makan dan PKL yang masih buka, di Instruksi Mendagri telah jelas, pukul 20.00 toleransinya. Sebetulnya, Forkopimda itu sudah aspiratif. Boleh buka, tapi take away, tetapi ternyata dilanggar terus,” jelas dia.

Oleh karena itu, Sutiaji meminta dan memgimbau kepada seluruh masyarakat. Untuk ikut serta, dalam mendukung kegiatan PPKM Darurat di wilayah Kota Malang.

“Tentu saya mohon kepada seluruh masyarakat, untuk sementara tertib dalam waktu dua minggu. Karena goalnya ini adalah nyawa saudara saudara kita. Hari ini yang meninggal di rumah rumah ada berapa. Ini tadi saya lewat, masih ada dua jenazah belum terangkut karena rumah sakit penuh. Maka, masyarakat yang lain tolonglah sadar untuk tetap mematuhi aturan PPKM Darurat dan protokol kesehatan,” tandas dia.(nda/kal)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu