Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalBandara Trunojoyo Kelas III Sumenep Kembali Dibuka, Terapkan Digitalisasi Cek Kesehatan

Bandara Trunojoyo Kelas III Sumenep Kembali Dibuka, Terapkan Digitalisasi Cek Kesehatan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY COM – SUMENEP – Penerbangan perintis di Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo Kelas III Sumenep Madura Jawa Timur kembali dibuka. Kepala Unit Bandara Trunojoyo Sumenep, M. Arqodri A, menyampaikan hal itu pada Selasa 7 September 2021.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dibukanya transportasi udara tersebut mengacu kepada Inmendagri nomor 38 tahun 2021 bahwa Sumenep masuk pada level 2 status Covid-19.

“Untuk itu transportasi udara kembali kita realisasikan pergerakannya,” ujar Arqodri kepada nusadaily.com saat ditemui di ruang kerjanya, 7/9/21.

Arqodri menjelaskan bahwa ada tiga pergerakan transportasi udara di Bandara Trujoyo tersebut yakni dari Surabaya – Bawean, Bawean – Sumenep, Sumenep – Pagerrungan.

“Hari ini kita operasikan kembali yang rute Bawean – Sumenep dan Sumenep – Bawean,” ujarnya.

Diketahui, sejak tanggal 1 Juli 2021 lalu pergerakan transportasi udara tersebut tidak dioperasikan. Sebab, kata dia, adanya ketentuan PPKM Darurat yang memang diatur di dalam SE nomor 62 tahun 2021 dari Kementerian Perhubungan.

Di dalam SE tersebut, kata dia, juga tidak mempersyaratkan adanya dokumen kesehatan tambahan. “Akan tetapi, pada saat itu memang pengguna jasa transportasi udara juga sepi, dan juga sementara waktu untuk Pagerrungan pihak pengelola tidak memberikan izin untuk di operasikan,” jelasnya.

BACA JUGA: Covid-19 Tak Pengaruhi Angka Penumpang di Bandara Trunojoyo

Terapkan Digitalisasi Cek Kesehatan

Saat ini, lanjut Arqodri, sudah menerapakan sistem digitalisasi melalui aplikasi PeduliLindungi.

“Kita sudah siapkan dua perangkat untuk pengecekan untuk pengguna jasa kita apakah sudah divaksin atau belum,” terangnya.

Si pengguna jasa, kata Arqodri, nantinya bisa mendowload aplikasi PeduliLindungi. Kemudian, pengguna jasa bisa menscan barcode.

“Kalau tidak bisa menscan barcode pengguna jasa bisa menyampaikan NIK nya kepada petugas kami, nanti akan bisa dilihat sesuai apa tidak nama yang bersangkutan, apakah sudah divaksin atau belum itu akan terbaca pada aplikasi PeduliLindungi,” tandasnya.

BACA JUGA: Begini Cerita Lengkap Pemuda yang Viral Serang Anggota TNI di Sumenep

Pihaknya berharap, agar masyarakat bisa menggunakan jasa transportasi udara kembali. Hal itu dimaksudkan demi meningkatkan kemajuan sektor ekonomi di Sumenep, transportasi udara yang sudah tersedia juga harus digunakan dengan maksimal.

“Saya harapkan, dari teman-teman media bisa memberikan informasi kepada masyarakat bahwa terselenggaranya kembali rute penerbangan perintis ini,” tandasnya. (nam/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR