Senin, September 26, 2022
BerandaNewsPrabowo akan Jadi Alat AS Bendung Pengaruh China di RI?

Prabowo akan Jadi Alat AS Bendung Pengaruh China di RI?

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Undangan AS kepada Prabowo menuai kecaman dari lembaga dan aktivis hak asasi manusia di Indonesia. Para pegiat HAM menilai undangan AS itu sebagai bencana HAM bagi Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Guru Besar Hukum Internasional Hikmahanto Juwana menyebut undangan yang diberikan pemerintah Amerika Serikat kepada Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto adalah strategi Negeri Paman Sam mencegah kian besarnya pengaruh China terhadap Indonesia.

“Menurut Buku Putih Departemen Pertahanan AS disebutkan bahwa China berniat untuk membangun pangkalan militer di Indonesia,” kata Hikmahanto dalam keterangan resmi DIKUTIP Nusadaily.com dari  CNNIndonesia.com.

Selain rencana China membangun pangkalan militer di Indonesia, AS juga disebut Hikmahanto khawatir dengan kedekatan ekonomi Indonesia dan Negeri Tirai Bambu itu.

Indonesia dalam posisi yang bergantung pada China secara ekonomi. Hikmahanto melihat AS cemas ketergantungan ekonomi itu nantinya melemahkan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia.

“Indonesia diprediksi oleh AS akan jatuh ke tangan China dengan ketergantungan ekonominya dan mudah dikendalikan oleh China,” ujar dia.

AS, lanjut Hikmahanto, tak ingin Indonesia jatuh ke tangan China. Ini karena Indonesia negara yang strategis dan punya peran sentral di kawasan Asia Pasifik, baik untuk China maupun AS. 

Membendung Pengaruh China

Hikmahanto berkata salah satu cara AS membendung pengaruh China itu adalah dengan memperkuat kerja sama pertahanan dengan Indonesia.

“Oleh karenanya Menhan AS mengundang Menhan Indonesia untuk memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara. Tapi di balik kerja sama itu AS ingin agar Indonesia tidak jatuh dalam perangkap China,” ucapnya.

Menurut Hikmahanto, undangan kepada Prabowo sekaligus menjadi sinyal AS kepada China dalam sengketa di Laut China Selatan.

“AS ingin memberi pesan kepada China bahwa Indonesia berpihak kepada AS, utamanya dalam ketegangan AS-China di Laut China Selatan,” ujar dia.

Dengan undangan itu, AS sekaligus mengakhiri larangan kunjungan bagi Prabowo yang telah diberlakukan selama 20 tahun.

Para pegiat HAM dalam surat terbuka kepada Menteri Luar Negeri AS, Michael R Pompeo, 13 Oktober lalu, mendorong pemerintah AS memeriksa Prabowo, setibanya di AS, sebagai pelaku pelanggar HAM.(han)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Kronologi Kecelakaan Calya Tabrak Truk Boks Hingga 2 Penumpang Tewas

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Mobil Calya terbalik hingga menyebabkan dua orang penumpang meninggal dunia di Tol JORR Km 5+800. Kecelakaan itu berawal saat mobil...