Rabu, Juni 29, 2022
BerandaNewsPolitikCuma Dua Kursi, Golkar Jember Realistis Tidak Ngotot Pasang Kader

Cuma Dua Kursi, Golkar Jember Realistis Tidak Ngotot Pasang Kader

NUSADAILY.COM – JEMBER – Partai Golkar Jember baru saja menggelar Musyawarah Daerah untuk memilih ketua sekaligus menatap Pilkada 2020.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Telah terpilih, Karimullah Dahrujiadi secara aklamasi menggantikan posisi pengusaha bahan bangunan dan intalasi listrik, Arif Sugiarto.

BACA JUGA: H Karimullah Dahrujiadi Aklamasi Pimpin Golkar Jember 2020-2025

Namun, Golkar tidak menaruh ambisi besar dalam Pilkada meskipun Karim sendiri masuk penjaringan bakal calon.

“Kami realistis hanya punya 2 kursi di DPRD Jember. Walaupun saya sendiri kader diusulkan dalam penjaringan,” kata Karim, sapaan akrabnya ke nusadaily.com, Senin 24 Agustus 2020.

Dia mengakui, perolehan suara Golkar di Pileg 2019 mengalami penurunan dibandingkan saat Pileg 2014 yang bisa merengkuh 5 kursi parlemen.

Oleh karena itu menurut Karim, tidak memaksakan kader partai berlambang beringin maju sebagai Cabup ataupun Cawabup.

Kendati demikian, tetap berpartisipasi dalam Pilkada. Nantinya, bakal mengusung salah seorang dari tujuh orang yang sudah mengikuti penjaringan.

Bahkan, Karim menargetkan calon yang diusung harus memenangi pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.

“Kita introspeksi jangan sampai salah pilih. Kita punya beberapa kandidat seperti Pak Djoko Susanto, Pak Hendy Siswanto, Cak Salam, Mas Ifan, dan Pak Rasyid Zakaria,” jelasnya.

Supaya bisa mengusung calon, Golkar harus berkoalisi dengan partai-partai lain yang setidaknya memiliki 8 kursi lagi. Sebab, pengusung wajib memenuhi nsyarat minimal 10 kursi DPRD.

Adapun pasca resmi menahkodai Golkar, Karim berupaya keras membenahi internal partai. Momen Pilkada juga jadi ajang memanaskan mesin partai yang selama satu setengah dekade ini terseok-seok menjalani kontestasi Pileg.

Dalam rentang 2005-2009, 2014-2019, dan 2019-2024 Golkar terpental dari peringkat empat besar peraih suara terbanyak. Sehingga tidak bisa menempatkan kadernya di jajaran pimpinan parlemen.

Kala terakhir Golkar punya Wakil Ketua DPRD Jember pada periode 1999-2004, yakni mendiang politisi kawakan Mahmud Sardjudjono.

“Kita perbaiki kepengurusan, kaderisasi, sistem rekrutmen dan penempatan caleg. Juga komponen lain banyak yang belum semuanya tersapa,” pungkas pria yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini. (sut)

BERITA KHUSUS

Kabar Gembira! Internet Gratis Masuk RW, Wali Kota Pasuruan: Ada 68 Titik

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – Warga Kota Pasuruan kini semakin dimanjakan dengan layanan internet gratis. Tidak hanya sebatas pada ruang publik, seperti taman-taman kota,...

BERITA TERBARU

Patuhi Aturan! Lebih dari 700 ETLE Mobile Tersebar di Indonesia, Siap Tilang Pelanggar Lalin

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah mengembangkan sistem Electronic Traffic law Enforcement (ETLE) mobile di Indonesia. Walau belum diterapkan di...