Genjot Pelayanan Prima, Seluruh Kades Diminta Optimalkan Aplikasi Si-Praja

"Saya sangat berharap aplikasi Sipraja agar terus dijalankan dan disosialisasikan ke seluruh masyarakat. Dan semoga mereka dapat mengoptimalkan pelayanan yang diberikan, sehingga masyarakat cukup mengakses darimana saja lewat handphonenya masing-masing. Aplikasi ini sangat memudahkan masyarakat,” jelas Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi .

May 14, 2024 - 08:08
Genjot Pelayanan Prima, Seluruh Kades Diminta  Optimalkan Aplikasi Si-Praja
Plt Bupati Sidoarjo, Subandi menghadiri acara Halal Bihalal dan tasyakuran haji Kades Bohar, menekankan pelayanan prima terhadap masyarakat.

 NUSADAILY.COM – SIDOARJO ; Pelayanan publik menjadi perhatian besar Pemkab Sidoarjo, sebagai bentuk kepekaan atas kebutuhan bagi masyarakat. Apalagi permasalahan bersifat administratif, menuntut pemerintah sebagai satu - satunya tumpuan masyarakat untuk dapat melayani dengan baik atas kebutuhan tersebut.

Hal itulah yang terus digalakkan Pemkab Sidoarjo terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajarannya. Termasuk pula untuk pemerintahan desa diminta terus meningkatkan pelayanan publik, terutama dalam memanfaatkan aplikasi si-Praja.

Hal itu pula diungkapkan Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi SH, dalam berbagai kesempatan selalu meminta agar jajarannya hingga di tingkat bawah ( pemerintahan desa) terus mengoptimalkan pelayanan masyarakat. Pelayanan priba menjadi keharusan sebagai wujud tanggungjawab pemerintah terhadap masyarakat.

"Saya sangat berharap aplikasi Sipraja agar terus dijalankan dan disosialisasikan ke seluruh masyarakat.  Dan semoga mereka dapat mengoptimalkan pelayanan yang diberikan, sehingga masyarakat cukup mengakses darimana saja lewat handphonenya masing-masing. Aplikasi ini sangat memudahkan masyarakat,” jelas Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi pada acara Halal Bihalal dan tasyakuran haji Kades Bohar, kemarin.

Menurut Subandi, urusan administrasi, terutama administrasi kependudukan sangat vital. Administrasi kependudukan menjadi dokumen penting yang wajib dimiliki oleh masyarakat, dan sebagai bentuk kepayuhan masyarakat terhadap regulasi kependudukan.

"Apalagi saat ini, kades baru mendapat penambahan masa jabatan 2 tahun. Saya mohon pengabdian dan pelayanan untuk masyarakat juga harus lebih ditingkatkan. Genjot pembangunan dengan dana yang sudah digelontorkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Subandi berpesan, tata kelola pemerintah desa harus diperbaiki. Target pembangunan yang belum tercapai segera dipenuhi, agar masyarakat dapat merasakan manfaat yang positif,” tuturnya.

 Bagaimana pun juga, lanjut dia, pembangunan  tidak akan berhasil kalau tidak dibantu dari semua warga desa. Kita harus mempunyai satu kekuatan dan kekompakan, untuk suksesnya pembangunan desa. Karena pembangunan desa menjadi  tolok ukur majunya Sidoarjo secara umum.(*/ful)