Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsPensiunan BUMN Asal Surabaya Meninggal di Hotel Sarangan, Diduga Serangan Jantung

Pensiunan BUMN Asal Surabaya Meninggal di Hotel Sarangan, Diduga Serangan Jantung

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Gatot Soebagijo (61) asal jalan Bendul Merisi Permai Blok M, No 11, RT 004/RW 009, Desa Bendulmerisi, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya meninggal dunia di salah satu hotel di telaga Sarangan Magetan, Minggu 3 Oktober 2021 siang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pria yang diketahui seorang pensiunan BUMN itu diduga meninggal karena mengalami serangan jantung.

Tamu hotel itu diketahui meniggal pertama kali oleh Wahyu, resepsionis penginapan tersebut. Wahyu curiga karena penyewa kamar tidak keluar sejak Sabtu siang.

Baca Juga: Hotel Sarangan Berumur Ratusan Tahun Dijual Rp 22 Miliar

“Naluri, sejak datang dan menyewa kamar tidak keluar sama sekali. Biasanya tamu hotel kan keliling telaga kalau pagi, ini tidak keluar kamar hingga siang.

Saya ketok-ketok pintunya tidak ada jawaban. Kemudian saya urungkan takutnya masih tidur,” katanya kepada nusadaily.com.

Baca Juga: Novi Rizki Rilis Lagu Mantan Sumo Bertema Mesir Kuno

Satu jam kemudian, lajutnya, Wahyu kembali untuk memastikan, namun masih tidak ada jawaban dari balik pintu yang terkunci dari dalam.

Sang resepsionis itu memberanikan diri untuk mengecek ke dalam, ternyata pria itu terlihat telentang dengan kaki menggantung.

Sementara itu, dari keterangan dari Polsek Plaosan usai identifikasi dan pemeriksaan bersama Puskesmas setempat, menyatakan korban telah meninggal dunia.

“Hasil pemeriksaan dari Inafis bersaman tim medis dari Puskesmas Plaosan, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 8-12 jam. Tidak ditemukan adanya luka pada bagian tubuh korban. Tidak ada tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan. Serta tidak ada bekas cekikan. Posisi kedua kaki korban bengkak, diperkirakan ada pembekakan pada jantung,” terang Muhammad Munir Kapolsek Plaosan AKP.

Baca Juga: Curi TV Hotel Sarangan Pasca “Indehoi”, Sejoli Asal Ponorogo Diamankan Polisi

Lebih lajut, Kapolsek menjelaskan bahwa, awalnya korban ini menginap pada Sabtu, 2 Oktober 2021, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban menginap di kamar No. 2, Hotel Sukowati 1.

Korban datang sendiri dengan mengendarai Toyota Inova, Warna Hitam dengan nomor polisi L 19.30 WIB.

Baca Juga: Curi TV Hotel Sarangan Pasca “Indehoi”, Sejoli Asal Ponorogo Diamankan Polisi

“Keesokan harinya sekitar pukul 09.30 WIB, karyawan hotel mendapat telepon dari Istri korban Hermin di Surabaya untuk meminta agar membangunkan korban. Karyawan pun kemudian mengetuk pintu hotel namun tidak ada jawaban. Kemudian karyawan menunggu hingga pkl 12.00 wib, dan kembali mengetuk pintu kamar korban menginap akan tetapi masih tidak ada jawaban,” ungkap Munir.

Karena tidak ada jawaban, lanjut Munir, akhirnya karyawan penginapan itu mengambil inisiatif untuk masuk kedalam kamar melalui jendela kamar.

Baca Juga: Curi TV Hotel Sarangan Pasca “Indehoi”, Sejoli Asal Ponorogo Diamankan Polisi

Setelah berhasil masuk mendapati korban terlentang di atas tempat tidur dengan posisi kedua kaki menggantung.

“Kemudian karyawan tersebut melaporkan kepada pemilik hotel dan diteruskan ke kami,” paparnya.

Korban saat ini masih berada di dalam kamar hotel dan belum dievakuasi, polisi menunggu pihak keluarga dari Surabaya tiba. (nto/ark)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Gatot Soebagijo (61) asal jalan Bendul Merisi Permai Blok M, No 11, RT 004/RW 009, Desa Bendulmerisi, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya meninggal dunia di salah satu hotel di telaga Sarangan Magetan, Minggu 3 Oktober 2021 siang.

Pria yang diketahui seorang pensiunan BUMN itu diduga meninggal karena mengalami serangan jantung.

Tamu hotel itu diketahui meniggal pertama kali oleh Wahyu, resepsionis penginapan tersebut. Wahyu curiga karena penyewa kamar tidak keluar sejak Sabtu siang.

Baca Juga: Hotel Sarangan Berumur Ratusan Tahun Dijual Rp 22 Miliar

"Naluri, sejak datang dan menyewa kamar tidak keluar sama sekali. Biasanya tamu hotel kan keliling telaga kalau pagi, ini tidak keluar kamar hingga siang.

Saya ketok-ketok pintunya tidak ada jawaban. Kemudian saya urungkan takutnya masih tidur," katanya kepada nusadaily.com.

Baca Juga: Novi Rizki Rilis Lagu Mantan Sumo Bertema Mesir Kuno

Satu jam kemudian, lajutnya, Wahyu kembali untuk memastikan, namun masih tidak ada jawaban dari balik pintu yang terkunci dari dalam.

Sang resepsionis itu memberanikan diri untuk mengecek ke dalam, ternyata pria itu terlihat telentang dengan kaki menggantung.

Sementara itu, dari keterangan dari Polsek Plaosan usai identifikasi dan pemeriksaan bersama Puskesmas setempat, menyatakan korban telah meninggal dunia.

"Hasil pemeriksaan dari Inafis bersaman tim medis dari Puskesmas Plaosan, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 8-12 jam. Tidak ditemukan adanya luka pada bagian tubuh korban. Tidak ada tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan. Serta tidak ada bekas cekikan. Posisi kedua kaki korban bengkak, diperkirakan ada pembekakan pada jantung," terang Muhammad Munir Kapolsek Plaosan AKP.

Baca Juga: Curi TV Hotel Sarangan Pasca “Indehoi”, Sejoli Asal Ponorogo Diamankan Polisi

Lebih lajut, Kapolsek menjelaskan bahwa, awalnya korban ini menginap pada Sabtu, 2 Oktober 2021, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban menginap di kamar No. 2, Hotel Sukowati 1.

Korban datang sendiri dengan mengendarai Toyota Inova, Warna Hitam dengan nomor polisi L 19.30 WIB.

Baca Juga: Curi TV Hotel Sarangan Pasca “Indehoi”, Sejoli Asal Ponorogo Diamankan Polisi

"Keesokan harinya sekitar pukul 09.30 WIB, karyawan hotel mendapat telepon dari Istri korban Hermin di Surabaya untuk meminta agar membangunkan korban. Karyawan pun kemudian mengetuk pintu hotel namun tidak ada jawaban. Kemudian karyawan menunggu hingga pkl 12.00 wib, dan kembali mengetuk pintu kamar korban menginap akan tetapi masih tidak ada jawaban," ungkap Munir.

Karena tidak ada jawaban, lanjut Munir, akhirnya karyawan penginapan itu mengambil inisiatif untuk masuk kedalam kamar melalui jendela kamar.

Baca Juga: Curi TV Hotel Sarangan Pasca “Indehoi”, Sejoli Asal Ponorogo Diamankan Polisi

Setelah berhasil masuk mendapati korban terlentang di atas tempat tidur dengan posisi kedua kaki menggantung.

"Kemudian karyawan tersebut melaporkan kepada pemilik hotel dan diteruskan ke kami," paparnya.

Korban saat ini masih berada di dalam kamar hotel dan belum dievakuasi, polisi menunggu pihak keluarga dari Surabaya tiba. (nto/ark)