Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanWamen BUMN II Berharap Holding UMi Percepat Literasi Keuangan Pedesaan

Wamen BUMN II Berharap Holding UMi Percepat Literasi Keuangan Pedesaan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Menteri (Wamen) BUMN II Kartika Wirjoatmodjo berharap kehadiran Holding Ultra Mikro (UMi) dapat mengakselerasi literasi keuangan masyarakat pedesaan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Adanya Holding Ultra Mikro juga diharapkan dapat mengakselerasi literasi keuangan melalui layanan yang inklusif. Terutama bagi masyarakat di pedesaan,” ujar Wamen BUMN II yang akrab disapa Tiko itu dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA : Tiga BUMN Calon Holding Jasa Survei Selaraskan RKAP 2022

Wakil Menteri BUMN II melakukan kunjungan ke Co-Location holding BUMN UMi Bogor yaitu Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) yang terletak di Cipayung, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Tiko menuturkan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa Program Senyum berjalan. Dan memberikan manfaat dan kemudahan untuk nasabah BRI, Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM).

BACA JUGA : Ketika Jokowi Jengkel ke BUMN Sektor Gula, Begini Kata Erick Tohir

Di samping itu Tiko juga berdialog dengan para Account Officer (AO) dan juga nasabah PNM Cipayung. Untuk memberikan beberapa nasihat dan motivasi untuk selalu bersemangat selama pandemi.

Program Senyum merupakan implementasi holding UMi dalam memanfaatkan jaringan atau yang disebut co-location. Saat ini, kantor Senyum Cipayung sudah dilengkapi dengan loket Pegadaian di sebelah loket teller BRI.

BACA JUGA : Dompet Digital BUMN Link Aja Dorong Inklusi Digital UMKM

Ada juga loket PNM yang menjadi tempat para AO PNM Mekaar melakukan setoran. Setelah berkeliling mengumpulkan cicilan secara kolektif dari para nasabah PNM.

Sebagai informasi, hingga 18 Oktober 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp94,1 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 juta nasabah.

Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia. Yang melayani UMK di 34 provinsi, 443 kabupaten/kota, dan 5.006 kecamatan.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR