Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaNewsMetropolitanRSUD Bekasi Pastikan Stok Oksigen Medis Aman

RSUD Bekasi Pastikan Stok Oksigen Medis Aman

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – CIKARANG, BEKASI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memastikan stok oksigen untuk kebutuhan medis dalam kondisi aman meski jumlah pasien di fasilitas kesehatan itu telah melebihi kapasitas ruangan dengan dominasi pasien COVID-19.

“Insya Allah ketersediaan oksigen untuk kebutuhan medis di sini aman,” kata Dirut RSUD Kabupaten Bekasi Sumarti di Cikarang, Jumat.

BACA JUGA : Kasus Covid-19 Bertambah, Permintaan Tabung Oksigen di Kota Malang Melonjak – Nusadaily.com

Dia mengatakan RSUD Kabupaten Bekasi memiliki tempat penyimpanan oksigen yang cukup besar sehingga mampu menampung oksigen dalam jumlah banyak.

Sumarti menyebut perlengkapan medis itu digunakan untuk melayani seluruh pasien rawat inap yang membutuhkan bantuan oksigen sementara bagi pasien dengan kamar tidur tambahan diberikan oksigen jenis tabung.

“Kita banyak pakai liquid O2 jadi punya tabung penampungan yang sangat besar untuk melayani pasien rawat inap. Yang pakai tabung untuk yang extra bed saja,” katanya.

BACA JUGA : Angka Covid-19 di Kota Malang Tinggi, Warga Bikin Tabung Oksigen Sendiri – Imperiumdaily.com

Kondisi sebaliknya justru terjadi di agen pengisian oksigen medis yang mulai kekurangan stok imbas melonjaknya kasus COVID-19. Agen Tio Gas Group Jalan Sultan Hasanudin Tambun Selatan misalnya, banyak pembeli mengaku kecewa lantaran tidak mendapatkan isi ulang oksigen medis.

“Saya sudah cari di tiga tempat, oksigen medisnya kosong semua. Mau coba ke tempat lain,” kata Fiki (25) yang datang ke agen Tio Gas Group membawa tiga tabung berukuran satu kubik itu.

Fiki mengaku sudah empat hari kesulitan mendapatkan oksigen medis demi kebutuhan anggota keluarganya yang terpapar COVID-19 dan tengah menjalani isolasi secara mandiri.

BACA JUGA : Stok Oksigen di Pasar Pramuka Masih Aman Penuhi Tingginya Permintaan – Noktahmerah,com

“Susah, sudah empat hari terakhir cari oksigen medis ini kosong semua. Kalau pun dapat ya harus keliling cari yang masih ada,” ungkapnya.

Kesulitan Mendapat Pasokan Oksigen

Selain Fiki, Suhaeni (36) juga mengaku mengalami hal yang sama. Sudah dua hari ia kesulitan mendapatkan pasokan oksigen medis guna keperluan perawatan orang tuanya yang memiliki penyakit jantung dan dirawat di rumah.

“Mau cari kemana-mana juga katanya kosong. Paling ini tunggu di sini. Tadi infonya ada stok yang mau datang,” katanya.

Karyawan agen isi ulang oksigen Feri Yusuf mengaku kelangkaan terjadi karena pengurangan pasokan dari supplier yang disebabkan tingginya permintaan rumah sakit padahal jumlah permintaan warga yang keluarganya sedang menjalani isolasi mandiri juga melonjak drastis.

“Kondisi ini sudah terjadi hampir seminggu lebih. Oksigen langsung habis diburu warga begitu mereka dapat stok. Kalau pun dapat kita harus dibagi lagi sama agen yang lain, jadi masih kurang terus,” katanya.

Selain kesulitan mendapatkan oksigen medis masyarakat juga harus rela mengeluarkan uang lebih banyak dari harga sebelumnya. Jika sebelumnya harga oksigen untuk tabung ukuran satu kubik dijual Rp20 ribu saat ini menjadi Rp25 ribu.(lal)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

NAIF Yth:

“Yth: NAIF”, Penghormatan terhadap Grup Band NAIF

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Diskoria, Ardhito Pramono dan Isyana Sarasvati persembahkan lagu "Yth: NAIF" bagai bentuk penghormatan terhadap grup band NAIF yang menyatakan diri...