Kamis, Juli 7, 2022
BerandaNewsMetropolitanPolisi Terjun Beri Pengawalan dan Pengamanan Buruh dalam May Day Fiesta di...

Polisi Terjun Beri Pengawalan dan Pengamanan Buruh dalam May Day Fiesta di GBK

NUSADDAILY.COM – JAKARTA – Polisi bakal mengawal aksi yang digelar elemen buruh dalam memperingati May Day di di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu mendatang (14/5).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban polisi melakukan pengawalan terhadap aksi May Day Fiesta.

BACA JUGA : Gelar Aksi May Day Fiesta, Lautan Massa Buruh Bakal Penuhi GBK

“Terkait informasi tersebut, sekali lagi kewajiban kami untuk melakukan pengawalan dan pengamanan. Baik itu tanggal 12 (aksi sebelumnya), maupun tanggal 14 nanti,” kata Ramadhan kepada wartawan, Jumat (13/5).

Dia menjelaskan bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat tak memerlukan izin dari kepolisian. Namun, penanggung jawab aksi perlu menyerahkan surat pemberitahuan kepada Korps Bhayangkara.

BACA JUGA : May Day, Wakil Ketua MPR RI : Apresiasi kepada Seluruh Buruh di Indonesia

Surat pemberitahuan tersebut bertujuan agar kepolisian dapat melakukan pengawalan selama aksi unjuk rasa berjalan. Ramadhan menegaskan bahwa Polri menghargai hak-hak penyampaian pendapat yang dimiliki masyarakat.

“Siapapun yang melakukan kegiatan unjuk rasa, kami akan melakukan pengawalan dan pengamanan. Ini sesuai dengan Undang-undang Dasar 45 dan amanat Undang-undang Nomor 9 Tahun 98 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum,” kata dia.

BACA JUGA : Kegiatan May Day, Polisi Tutup Jalan Sudirman-Thamrin

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyebut akan ada empat kelompok buruh yang terlibat dalam aksi May Day Fiesta.

Mereka ialah KSPSI, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI). Diperkirakan akan ada 1,9 ribu bus yang masuk ke Jakarta.

BACA JUGA : Peringati May Day, Ribuan Buruh Gelar Aksi di Kawasan Patung Kuda

Adapun para buruh akan menyuarakan empat tuntutan. Pertama, menolak Undang-undang Cipta Kerja. Kedua, menolak revisi Undang-undang tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (RUU PPP). Lalu, buruh menolak revisi Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

“Dan kami tetap menolak upah murah dan keberangusan bagi serikat pekerja,” kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.(lal)

BERITA KHUSUS

Sampaikan LPJ APBD 2021, Gus Ipul: Jadi Motivasi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Keuangan

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota...

BERITA TERBARU

4 Inovasi Pesawat Mewah untuk Penerbangan Masa Depan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Beberapa maskapai dan perusahaan di dunia memperkenalkan beragam desain pesawat terbaru mereka. Mulai dari bangku kapsul hingga desain mewah seperti...