Kamis, September 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanPedagang Pastikan Wabah PMK Sejauh Ini Belum Pengaruhi Penjualan Daging Sapi

Pedagang Pastikan Wabah PMK Sejauh Ini Belum Pengaruhi Penjualan Daging Sapi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) mengatakan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini tengah melanda Aceh dan Jawa Timur belum mempengaruhi penjualan daging sapi di pasar. Namun, Jappdi menyarankan pemerintah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak panik terhadap wabah PMK.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saat ini belum terjadi (pengaruh PMK). Memang sih, mestinya ada mediasi yang bersifat edukasi dari pemerintah untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa penyakit tersebut tidak menakutkan sama sekali,” ujar Asnawi, Ketua Umum Jappdi dikutip CNBC, Rabu (11/5).

BACA JUGA : Cegah Penyebaran PMK, Wali Kota Bandung Perketat Jalur Masuk Hewan Ternak

Jappdi juga menilai saat ini pemerintah sudah memberikan perhatian yang serius dalam menangani wabah PMK di Aceh dan Jawa Timur. 

Asnawi menyebut saat ini Dirjen Peternakan dan Kesehatan Kementerian Pertanian dan para dokter tengah mengambil sejumlah langkah agar ternak dapat kembali pulih minimal 14 hari setelah terjangkit PMK.

BACA JUGA : Gercep Cegah PMK, Polres Mojokero Gelar Operasi Pembatasan Truk Muat Sapi

Jappdi juga mengapresiasi instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengisolasi wilayah yang ternaknya terjangkit PMK.

“Langkah yang diambil presiden itu langkah yang sangat tepat sekali karena penyakit PMK adalah suatu penyakit yang sangat menular khususnya penularannya antar hewan, bukan kepada manusia,” ujar Asnawi.

BACA JUGA : Pemprov Jatim Ajukan Vaksin Hewan Ternak untuk 4 Kabupaten yang Terjangkiti Wabah PMK

Sebelumnya, Kementerian Pertanian menetapkan enam wilayah yang dilanda wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Wilayah tersebut tersebar di Provinsi Aceh dan Jawa Timur.

Pada Provinsi Aceh, PMK sudah dideteksi di Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Sementara di Jawa Timur, PMK terdeteksi di Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan saat ini pemerintah tengah berupaya menghadirkan vaksin untuk menekan penyebaran dan penularan PMK tersebut. Vaksin yang sedang dibuat adalah Vaksin Nasional.(lal)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Eks Bek MU Sarankan Harry Maguire Kunjungi Psikolog

NUSADAILY.COM - LONDON - Harry Maguire disarankan mengunjungi psikolog. Bek asal Inggris itu dinilai butuh bantuan untuk bisa bermain lebih baik. Maguire baru saja dikecam...