Minggu, Januari 23, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPanas! Ribuan Buruh Berupaya Terobos Barikade Polisi di Jalan Merdeka Barat

Panas! Ribuan Buruh Berupaya Terobos Barikade Polisi di Jalan Merdeka Barat

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ribuan buruh dari berbagai elemen seperti KSPI, FSPMI, KSPSI dan KPBI, berusaha menerobos barikade kawat berduri yang disiapkan aparat keamanan di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Berdasarkan pantauan, massa yang telah berkumpul di depan Gedung Sapta Pesona sempat menggoyangkan kawat berduri yang menutup Jalan Merdeka Barat, menuju Mahkamah Konstitusi.

“Buka…buka…buka,” teriak buruh.

BACA JUGA: Tagih Janji Anies Terkait UMP, Buruh Kembali Geruduk Balai Kota DKI

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi turut mengamankan aksi dan berupaya mendinginkan massa yang memaksa menerobos barikade.

BACA JUGA: Awas Macet! Serikat Buruh akan Demo MK, Balai Kota DKI dan Istana Hari Ini

“Tolong koordinator lapangan untuk mengatur para peserta aksi. Aksi boleh panas tapi kepala harus tetap dingin,” kata salah satu anggota kepolisian dari Mobil Pengurai Massa (Raisa).

BACA JUGA: Buruh di Sumsel Unjuk Rasa Minta Kenaikan UMP

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal terlihat memimpin aksi dari mobil komando dan ikut mendamaikan massa untuk mundur dari barikade.

BACA JUGA: Ribuan Buruh Siap Gelar Aksi Demo Terkait Kenaikan UMP

Adapun puluhan ribu buruh dari Jabodetabek berunjuk rasa untuk menyampaikan tiga tuntutan.

Pertama, buruh meminta seluruh gubernur di Indonesia merebisi Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang Upah Minimum Provinsi (UMP). Karena bertentangan dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 7 yang menangguhkan tindakan/kebijakan strategis yang berdampak luas termasuk upah.

BACA JUGA: Rizki DA Kembali Ceraikan Nadya, Nitizen: Pernikahan Kok Dipermainkan

Kedua, buruh menuntut Pemerintah Pusat mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Ketiga, buruh menuntut Pemerintah dapat menjalankan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja inkonstitusional secara bersyarat.(eky)

@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed