Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsMetropolitanDua Proyek Kelistrikan PLN Resmi Beroperasi di Kalimantan Selatan

Dua Proyek Kelistrikan PLN Resmi Beroperasi di Kalimantan Selatan

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor resmikan dua proyek kelistrikan strategis PLN berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan penyalaan 24 jam listrik Desa Banua Riam, Kala’an, Apuai, Belangian, Pa’au, dan Artain di Kecamatan Aranio, Banjar, Kalimantan Selatan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Terima kasih PLN yang terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, terkhusus dengan memperluas jangkauan distribusi energi listrik hingga ke desa-desa di ujung Kampung Banua”, kata Sahbirin dalam keterangan pers yang dikutip di Jakarta, Jumat.

BACA JUGA : Ratusan Rumah di Dua Kabupaten Kalimantan Selatan Terendam Banjir

Dia menyampaikan pasokan listrik yang cukup dapat mendorong daya saing industri daerah yang saat ini semakin berkembang. Sehingga menjadi keunggulan bagi Kalimantan Selatan yang kini sedang bergerak maju menuju hilirisasi industri. Serta kecukupan untuk memenuhi kebutuhan mobil listrik yang tumbuh pesat.

Menurutnya,  dua proyek kelistrikan ini akan menambah pasokan dan memperluas jangkauan listrik, karena listrik bukan hanya menjadi sumber penerangan tetapi juga menjadi kemakmuran dan kesejahteraan.

BACA JUGA : Mulai Tahun 2022 Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Jadi Rp35 Ribu

Dalam mendukung Gerakan Revolusi Hijau yang telah dicanangkan sebelumnya melalui Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan No. 7 tahun 2018, Sahbirin mengajak masyarakat untuk semakin mencintai bumi dengan menjaga lingkungan dengan gerakan Borneo Green Environment.

“Kami berikan apresiasi kepada PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah yang tidak berhenti berkarya dengan terus memberikan terobosan dan inovasi guna terwujudnya pelayanan yang membumi di Kalimantan Selatan. Mari kita semua bersama menjaga lingkungan dengan Gerakan Borneo Green Environment,” ucapnya.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Resmikan Bendungan di Tapin Kalimantan Selatan

General Manager PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah Tonny Bellamy mengatakan pihaknya telah meningkatkan jam nyala listrik di enam desa, yaitu Desa Banua Riam, Kala’an, Apuai, Belangian, Pa’au, dan Artain yang sebelumnya hanya 12 jam menjadi 24 jam, sehingga 609 pelanggan di keenam desa itu dapat menikmati listrik tanpa padam.

PLN membangun jaringan listrik sepanjang 14 kilometer sirkuit jaringan tegangan menengah dan dua kilometer sirkuit jaringan tegangan rendah yang membentang melewati sungai dan perbukitan demi menerangi keenam desa tersebut.

BACA JUGA : KPK Kembali Lakukan OTT, Kali Ini di Kalimantan Selatan

Selain itu, perseroan juga mengoperasikan pembangkit diesel PLTD Banua Riam yang membuat biaya pokok produksi PLN dapat semakin efisien, serta mendukung komitmen pemerintah untuk mencapai Nationally Determined Contributions (NDC) pada 2030 dan netralitas karbon pada 2060.

“Kami mendukung gerakan Borneo Green Environment karena saat ini daya mampu Sistem Barito – Mahakam sebesar 1.679 megawatt dengan beban puncak mencapai 1.233 megawatt, sehingga surplus daya 445 megawatt,” terang Tonny.

Peresmian SPKLU

Tonny menjelaskan peresmian SPKLU yang dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan merupakan awal langkah PLN dalam mendukung penetrasi kendaraan listrik sebagai salah satu instrumen promosi dan branding transportasi ramah lingkungan.

Menurutnya, pengoperasian SPKLU itu bisa memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan kendaraan listrik di Kalimantan Selatan, terkhusus daerah Banjarbaru dan sekitarnya.

SPKLU ini dibangun untuk mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan listrik berbasis baterai untuk transportasi.

Perseroan berharap kehadiran SPKLU ini dapat mengurangi emisi karbon akibat penggunaan bahan bakar fosil.

Tak hanya itu, fitur teknologi super fast charging 50 kilowatt yang ditawarkan SPKLU ini mampu mengisi baterai mobil Listrik dari baterai 20 persen sampai 100 persen hanya dalam 45 Menit, sehingga dengan kapasitas dan kecepatan pengecasan yang ditawarkan menjadikan SPKLU di PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah menjadi SPKLU terbesar di Pulau Kalimantan.

Pada 2022, PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah berencana membangun lima SPKLU yang bertempat di Banjarmasin, Tanjung, Batulicin, Kuala Kapuas, dan Palangka Raya.(lal)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Cacar Monyet Mewabah, ECDC: Lebih dari 200 Ribu Kasus Terdeteksi

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Lebih dari belasan negara di mana cacar monyet mewabah, yang sebagian besar terjadi di Eropa, telah melaporkan setidaknya satu kasus...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily