Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanBamsoet Dukung Pemanfaatan Dana CSR Perusahaan untuk Tingkatkan Prestasi Olahraga

Bamsoet Dukung Pemanfaatan Dana CSR Perusahaan untuk Tingkatkan Prestasi Olahraga

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung pemanfaatan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan BUMN dan swasta untuk disalurkan dalam peningkatan prestasi olahraga.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Karena Menurutnya, hal tersebut terlihat dari berbagai kajian, seperti yang dilakukan Forum CSR Kesejahteraan Sosial, potensi CSR dari BUMN dan swasta bisa mencapai Rp 10 triliun per tahun. Sebanyak Rp 4 triliun dari BUMN dan Rp 6 triliun dari swasta. 

BACA JUGA: Selama Tiga Hari, Layanan Vaksinasi Tersedia di Area Rehat KM19 Tol Jakarta-Cikampek

Hal tersebut diungkapkan saat dirinya mengikuti Diskusi Forum Merdeka Barat 9 yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), secara virtual dari Bali, Senin (13/9/21). 

Di kesempatan tersebut, ia Juga menyampaikan, ada aturan hukum yang mewajbkan setiap perusahaan menyalurkan sekian persen laba bersihnya dimanfaatkan untuk CSR bidang olahraga, dan ini akan sangat berdampak besar bagi kemajuan olahraga nasional.

BACA JUGA: Menanti Akhir Cerita Satgas BLBI Kejar Utang Tutut Soeharto

“Pemerintah bisa menetapkan aturan tersebut melalui Kepres, Perpres, Inpres, atau bahkan melalui undang-undang. KONI bisa menjadi leading sector dalam pemanfaatan dana CSR untuk olahraga,” Ucap politisi yang akrab disapa Bamsoet itu.

Wakil ketua Umum Partai Golkar ini juga menjelaskan, bahwa aturan hukum CSR perusahaan swasta diatur UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas, pelaksanaannya melalui PP No 47/2012. Namun tidak disebutkan persentase mengenai besaran dana yang wajib dialokasikan untuk CSR serta bagaimana mekanisme pengelolaannya.

Sedangkan CSR perusahaan BUMN, kata Bamsoet diatur dalam UU No 19/2003 tentang BUMN, pelaksanaanya melalui Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-07/MBU/ 05/2015. Namun hanya ada dua program yang masuk dalam sasaran penyaluran CSR BUMN. Yakni melalui kemitraan usaha kecil dan program bina lingkungan (PBL). Olahraga tidak termasuk didalamnya. 

BACA JUGA: Banjir Bandang Terjang Bogor, Belasan Rumah Hanyut dan Jembatan Ambrol

“Tidak ada yang dirugikan dalam pemanfaatan CSR untuk olahraga. Justru malah akan membuat olahraga maju, semakin meningkatkan kebanggaan sekaligus jati diri kebangsaan. Karena hanya ada dua momen yang membuat bendera Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan di luar negeri. Yakni kunjungan resmi kepala negara/kepala pemerintahan serta atlet yang memenangi kejuaraan,” jelas Bamsoet. 

Selain itu, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu menambahkan, jika dukungan CSR juga bisa memperkuat alokasi anggaran yang disiapkan negara dalam peningkatan prestasi atlet.

BACA JUGA: Fitri Carlina Goyang Times Square NY

Menurutnya, dari total pagu anggaran Kemenpora Tahun 2021 yang disetujui Badan Anggaran DPR RI sebesar Rp 2,32 triliun. Sebanyak 1,5 triliun diantaranya dapat digunakan untuk peningkatan prestasi olahraga. Jumlahnya masih relatif kecil. 

“CSR juga bisa memperkuat penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Khusus dalam penyelenggaraan PON, kita dukung langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam menjalankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana PON yang mencapai Rp 1,4 triliun. Melalui aturan teknis yang disiapkan Kemenpora. Diharapkan dana tersebut bisa segera cair dalam minggu ini ke Pengurus Besar PON Papua secara tepat administrasi. Tepat guna, dan tepat sasaran,” pungkas Bamsoet (sir/eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR