Senin, September 20, 2021
BerandaNewsMetropolitanAda Peserta KLB PD Ungkap Keganjilan Proses Moeldoko jadi Ketum

Ada Peserta KLB PD Ungkap Keganjilan Proses Moeldoko jadi Ketum

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Mantan Wakil Ketua DPC Kota Kotamobagu Gerald Piter Runtuthomas mengungkapkan sejumlah keganjilan dalam acara yang diklaim sebagai kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat (PD). Gerald heran dengan proses pemilihan yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketum PD versi KLB Deli Serdang.

Gerald awalnya menjelaskan ia menghadiri KLB di Deli Serdang karena diiming-imingi uang. Ia dijanjikan akan mendapat uang senilai Rp 100 juta jika ikut menghadiri KLB Deli Serdang.

BACA JUGA : Demokrat Banyuwangi: Pemerintah Dholim Jika Sahkan Kepengurusan Demokrat Versi KLB – Nusadaily.com

“Yang menjadi rancu dalam proses KLB ini yaitu pemilihan ketua umum,” ungkap Gerald kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Gerald menjelaskan pemilihan ketum dalam KLB dilakukan secara voting. Menurutnya, Jhoni Allen sebagai pimpinan siding KLB menanyakan peserta siapa sosok yang cocok menjadi ketum versi KLB Deli Serdang.

Kemudian, para peserta pun meneriakkan dua nama. Nama tersebut adalah Moeldoko dan Marzuki Alie.

BACA JUGA : Hadiri KLB, AHY Murka dan Pecat Bupati Bintan dari Jabatan Ketua DPD Demokrat Kepri – Noktahmerah.com

“Pemilihan ketua umum dalam proses KLB ini secara voting ketika ditanya siapa yang akan dipercayakan untuk menjadi ketum, para peserta berteriak Pak Moeldoko. Ditanya lagi siapa lagi yang bisa menjadi calon ketua umum? Para peserta juga berteriak Marzuki Alie, dicatat oleh pimpinan sidang dalam hal ini Pak Jhoni Allen,” ujarnya, dikutip Nusadaily.com dari detik.com.

Lebih lanjut, Gerald mengatakan Jhoni Allen kembali menanyakan ke peserta terkait siapa antara Moeldoko dan Marzuki Alie yang layak menjadi Ketum. Menurut dia, Jhoni pun langsung memutuskan Moledoko menjadi Ketum PD versi KLB.

“Setelah mendapatkan dua nama untuk menjadi calon ketua umum Pak Jhoni Allen langsung teriak ke peserta. Yang mendukung Moeldoko mana? Semua berdiri angkat tangan ke atas, ya kita pilih Pak Moeldoko. Siapa yang memilih Pak Marzuki Alie, berdiri lagi peserta, angkat tangan kita pilih Marzuki Alie,” ujarnya.

BACA JUGA : DPC Demokrat Surabaya: Tetap Setia ke AHY dan KLB Tidak Sah – Imperiumdaily.com

“Tiba-tiba Pak Jhoni Allen langsung mengetuk palu bahwa yang terpilih ketum dalam kongres luar biasa ini adalah Pak Moeldoko,” sambungnya.

Kejanggalan Mengenai KLB

Lebih jauh, Gerald mengungkapkan kejanggalan lain mengenai KLB Deli Serdang. Ia heran dan mempertanyakan keanggotaan Moeldoko.

“Pak Moeldoko ini kan tidak terdaftar sebagai anggota Demokrat atau kader Demokrat ataupun pimpinan Demorkat baik itu mulai dari ranting, cabang, maupun daerah apalagi DPP. Pak Moeldoko itu masuk menjadi anggota setelah dibacakan tata tertib kongres luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, Gerald juga mengatakan anggota kader PD harus dapat dibuktikan dengan kartu tanda anggota (KTA) yang ditandatangani Ketum PD. Ia pun mempertanyakan kartu dan nomor KTA dari Moeldoko.

“Sekarang pertanyaan, KTA Pak Moledoko ini siapa yang tanda tangan. Kan harus ditanda tangan ketum,” ucapnya.

“Nah sekarang Pak Moeldoko dinyatakan sebagai anggota Partai Demoirat, KTA nya mana, nomor KTA nya berapa? Tidak ada. Terus dipilih sebagai ketum. Ini kan aneh,” imbuhnya.

Kejanggalan lainnya yang ada di KLB Deli Sedang ialah terkait peserta KLB.(sir)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...