Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaNewsKandas, Gugatan Utang Piutang Pokir Mantan Anggota Dewan Kabupaten Pasuruan

Kandas, Gugatan Utang Piutang Pokir Mantan Anggota Dewan Kabupaten Pasuruan

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Gugatan utang piutang dengan agunan plotting proyek yang berasal dari pokok pikiran (Pokir) anggota Dewan Kabupaten Pasuruan akhirnya kandas. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangil tidak mengabulkan gugatan utang piutang senilai Rp 866 juta tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ketua Majelis Hakim, Hadi Ediyarsyah, menyatakan, utang piutang antara penggugat Andri Tri Wahyudi, rekanan proyek warga Kota Pasuruan dengan  tergugat (alm) Mujibbudda’awat, mantan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan,  bukan menjadi kewenangan PN Bangil.

Majelis hakim mempertimbangkan, sebidang tanah milik (alm) Mujibbudda’awat yang bila laku terjual akan dipergunakan untuk membayar utang, merupakan harta warisan. Sehingga persoalan warisan ini diatur dalam Hukum Islam yang bukan kewenangan dari PN Bangil.

Penasehat hukum ahli waris (alm) Mujibbudda’awat yang menjadi tergugat, Udik Suharto, menyatakan, putusan majelis hakim PN Bangil merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya, ahli waris tidak tahu menahu masalah uang yang diberikan penggugat sebagai imbalan atas plotting proyek milik almarhum yang saat itu masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Pasuruan.

“Sebidang tanah yang dijual itu merupakan harta warisan. Para ahli waris inilah yang berhak atas tanah tersebut,” kata Udik Suharto.

Gugatan perdata ini juga didasari atas perjanjian kedua belah pihak di hadapan notaris tertanggal 6 April 2021. Dalam dokumen akta perjanjian juga dilampirkan 27 paket proyek dari sejumlah OPD Pemkab Pasuruan pada tahun 2016-2018 yang gagal terlaksana.

Kala itu, penggugat memberikan uang panjar kepada tergugat untuk mendapatkan paket proyek Pokir tersebut. Namun hingga Mujibbudda’awat pensiun dari anggota Dewan, 27 paket proyek tersebut tidak juga didapatkan dan dikerjakan penggugat.

Penggugat yang merasa diingkari, menagih uang yang telah disetor Rp 866 juta. Mujibbudda’awat menjanjikan mengembalikan uang, jika tanah miliknya laku terjual. Hingga ia meninggal, penggugat belum mendapatkan ganti uang panjar proyek Pokir tersebut.(oni/aka)

BERITA KHUSUS

Raih Penghargaan Program Inovasi Digital, Gus Ipul: Terus Layani Masyarakat dengan Cepat

NUSADAILY.COM - PASURUAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan meraih penghargaan kategori program Inovasi Digital pada ajang Merdeka Award 2022, Kamis (24/06). Wali Kota Pasuruan...

BERITA TERBARU

Wow! PSG Untung Rp 10,9 Triliun Berkat Lionel Messi

NUSADAILY.COM - PARIS - Lionel Messi memang gagal mempersembahkan trofi Liga Champions kepada Paris Saint-Germain. Meski begitu, PSG mendulang keuntungan yang amat besar berkat...