Jumat, September 24, 2021
BerandaNewsJatimJambore Desa Wisata Jatim, Gali Potensi Desa Untuk Multiplier Effect

Jambore Desa Wisata Jatim, Gali Potensi Desa Untuk Multiplier Effect

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Jambore Desa Wisata Jawa Timur digelar 3-5 Desember di Kota Batu. Event ini digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jatim. Sebanyak 38 kabupaten/kota se Jawa Timur berpartisipasi memeriahkan event yang digelar di halaman Jatim Park 3.

Tiap kontingen kabupaten/kota mengirimkan delegasi yang terdiri dari pengurus kelompok sadar wisata (pokdarwis). Serta menampilkan potensi-potensi wisata dari perwakilan desa terpilih tiap kabupaten/kota.

Di hari terakhir Jambore Desa Wisata 2020, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutannya secara virtual. Khofifah mengatakan desa wisata membawa manfaat bagi sektor-sektor lainnya. Salah satunya terhadap kemajuan UMKM yang berdampak pada serapan tenaga kerja di lingkungan sekitarnya.

Ia menginginkan agar pangsa pasar yang dimainkan pelaku UMKM harus mendapat perhatian besar untuk membuka peluang pemasaran. Hal ini tercermin dari gagasannya untuk setiap pembelanjaan dengan anggaran di atas Rp 2,5 miliar wajib menyerap produk UMKM. Keterlibatan dan sinergi antar OPD sangat penting dalam menguatkan peran sentral UMKM.

“Dengan adanya kegiatan ini kita bisa saling mengkaji dan menguatkan, sehingga desa wisata dapat berkembang dan memberikan multiplayer efek untuk sektor lainnya” kata Gubernur dilansir Nusadaily.com.

Jambore ini turut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur, kepala desa serta perwakilan pengurus pokdarwis kabupaten/kota se-Jatim. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jatim, Sinarto mengatakan, perhelatan ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Peserta undangan semuanya diwajibkan mengikuti rapid test.

Pelaksanaan jambore kali ini diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari lomba video kreatif, pameran, saraserahan, presentasi dan diskusi bisnis. Selain itu, dilaunching pula program desa wisata cerdas, mandiri dan sejahterah (Dewi Cemara).

Sinarto merinci ada 479 desa wisata di Jatim. Melalui jambore ini diharapkan bisa memaksimalkan potensi dan kearifal lokal setiap daerah untuk menjadi destinasi wisata dengan mengangakat potensi desa.

“Sehingga ekonomi masyarakat berbasis pariwisata bisa berjalan dengan baik dan optimal. Maju terus pariwisata Jawa Timur. Bersama pokdarwis, mengangkat ekonomi kerakyatan, memperkokoh ekonomi bangsa,” seru Sinarto. (wok/wan)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Berantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) sebagai salah satu pendapatan negara yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, misalnya dalam bidang...