Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsJatimDoni Monardo: Terima Kasih Gubernur Jatim atas Kerja Kerasnya

Doni Monardo: Terima Kasih Gubernur Jatim atas Kerja Kerasnya

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengucapkan terima kasih atas kerja keras Gubernur Jawa Timur untuk menangani Covid di Jawa Timur.

Dia mengakui bahwa ada peningkatan jumlah positif Covid di Jawa Timur beberapa hari terakhir ini. Namun, ditegaskan bahwa itu tidak lantas dijadikan stigma kekhawatiran bagi masyarakat.

“Ini sebagai bentuk keberhasilan testing yang masif. Sehingga sangat menentukan untuk mengurangi dan memutus mata rantai penularan. Jadi, sekali lagi, terima kasih Bu Gubernur yang telah bekerja keras. Sehingga warga yang terdampak positif ini bisa terjaring, baik ODP, PDP serta masyarakat berstatus OTG,” jelasnya.

Menurut Letjen Doni Monardo, bahwa peningkatan jumlah positif Covid itu adalah bukti kerja keras Gubernur Jawa Timur didukung seluruh Bupati/Wali Kota se Jatim untuk melakukan perluasan testing secara masif.

“Itu semata karena kemampuan Pemerintah Daerah dan Provinsi dalam memperluas dan menjaring testing warga yang berstatus ODP, OTG, dan PDP,” ujarnya menegaskan.

“Namun, hal ini tentunya (peningkatan jumlah kasus positif, red) bukan membuat masyarakat menjadi khawatir. Tetapi, ini semata-mata karena kekuatan dan kemampuan Pemerintah Provinsi Jatim, Ibu Gubernur didukung oleh bupati/wali kota untuk melakukan testing yang masif.

Dukungan Jatim atas Perintah Jokowi

Menurut Doni Monardo, kedatangannya di Jawa Timur diakui atas perintah dari Presiden RI Jokowi untuk turun ke Jatim bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Selasa, 2 Mei 2020.

“Kunjungan kami kemari, bersama Bapak Menteri Kesehatan dan rombongan adalah dalam rangka melaksanakan perintah Bapak Presiden Jokowi untuk memberikan dukungan bantuan kepada Provinsi Jatim. Yang dalam beberapa waktu terakhir ada peningkatan jumlah kasus positif,” tegas Doni, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Doni juga mengatakan, bahwa Gubernur Khofifah telah bekerja keras, meski dalam kondisi Lebaran.

“Dalam kondisi-kondisi kritis, pada malam takbiran, tengah malam, Bu Gubernur menghubungi saya, kira-kira pukul 23.30 WIB. Yakni, menyampaikan hal-hal yang perlu dapat perhatian. Kemudian, pada malam itu juga diproses oleh Gugus Tugas,” ujarnya.

Menurutnya, di hari lebaran pertama, dukungan Gusgas Pusat sudah diterima Kepala Pelaksana BPBD Jatim Suban.

Ditegaskan bahwa pelayanan publik terbaik adalah ketika negara hadir dan bisa menyelamatkan jiwa manusia.

“Ini komitmen kita semua untuk bisa memberi semangat kepada tenaga medis, dokter, perawat, petugas lab, relawan dan semua komponen bangsa yang telah bersatu padu memberikan dukungan mulai masa pencegahan, tracing, surveilance dan juga tahap treatment pengobatan,” tuturnya, di depan Khofifah, Wagub, Kapolda, Pangdam dan Forkopimda Jatim.

Apresiasi Kampung Tangguh

Doni mengaku senang di Jatim karena telah membentuk Kampung Tangguh untuk mengatasi Covid-19 yang merupakan kerja sama pemerintah dengan TNI/Polri.

“Di dalam isi Pancasila, ada semangat gotong-royong yang telah dibuktikan dengan Kampung Tangguh. Semangat kepahlawanan di Surabaya ini juga bisa mengalir di warga Jatim,” timpalnya lagi.

Sekadar diketahui, data 1 Juni 2020 Jatim ada tambahan 95 kasus baru. Total ada 4.920 orang yang positif Covid-19 di Jatim (masih dirawat 3.775 orang).

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 24.737 orang (masih dipantau 4.058 orang) dan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 6.687 orang (masih diawasi 3.202 orang).

Yang sembuh bertambah 45 menjadi 699 orang, yang meninggal bertambah 6 menjadi 418 orang. Sedangkan, untuk total kasus orang tanpa gejala (OTG) mencapai 18.647.(ima)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu