Senin, Agustus 8, 2022
BerandaNewsJatimBNNP Jatim Musnahkan Barang Bukti 3 Kilo Lebih Sabu

BNNP Jatim Musnahkan Barang Bukti 3 Kilo Lebih Sabu

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Daniel Y. Katiandagho melakukan pemusnahan barang bukti sitaan narkotika jenis sabtu dari 3 tersangka dan 3 tempat yang berbeda, Selasa (14/12/2021).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Diketahui, total keseluruhan barang bukti yang akan dimusnahkan sebanyak 3,289,03 gram.

Barang bukti beruba narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dari hasil sitaan terhadap tersangka WAP yang ditangkap BNNP Jatim pada 25 September 2021 lalu di depan pintu Timur Kapasari Pedukuhan Gg. IX Surabaya.

BACA JUGA: BNN Gelar Tes Urine ASN Tulungagung Secara Acak

Daniel menjelaskan, kronologi tersangka WAP ditangkap saat ia sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam No. Pol. W-6087-QA, selanjutnya petugas BNNP JATIM melakukan penggeledahan terhadap badan dan barang yang dibawanya.

Kemudian, ditemukan sebanyak 2 (dua) paket narkotika jenis sabu yang di bungkus menggunakan kain putih disimpan di dalam tas kresek warna hitam diletakkan di cantolan bagian depan sepeda motor dengan total berat netto 195,03 gram.

Tersangka WAP, dikatakan Daniel, ia diancam dengan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Th. 2009 tentang Narkotika.

Yang kedua, barang bukti diperoleh dari penangkapan oleh BNN Kab Kediri, saat pihaknya mendapatkan informasi dari petugas JNE cabang Kras Kabupaten Kediri.

Dari laporannya ada 2 (dua) orang menitipkan sebuah paket dus kecil warna coklat dengan alamat tujuan Surabaya yang memberitahukan bahwa isi paket tersebut adalah boneka. Namun, sesuai SOP petugas JNE harus membuka isi paket tersebut dan setelah dibuka didapati kristal putih yaitu narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik dengan total netto berat 100 (seratus) gram dan seketika itu juga 2 orang tersebut tiba-tiba lari keluar kantor JNE pergi dengan sepeda motor yang tidak memakai plat nomor kendaraan.

Terakhir, barang bukti di dapat dari tersangka SK dan IP yang di tangkap petugas BNNP Jatim pada 25 November 2021 di Pintu Exit Tol Warugunung, Kec. Karang Pilang, Kota Surabaya.

“Tersangka tersebut mengendarai mobil Toyota Rush warna Silver No.Pol. B-1024-WIA dari Jakarta menuju Mataram dan diberhentikan di Pintu Exit Tol Warugunung, Kec. Karang Pilang, Kota Surabaya karena diduga telah membawa, menyimpan dan menguasai narkotika jenis sabu,” jelas Daniel.

BACA JUGA: Kemenkumham dan BNNP Sumbar Geledah Lapas Pariaman

Lebih lanjut, Daniel juga menerangkan pihaknya langsung menggeledah mobil dan berhasil ditemukan 3 (tiga) buah bungkus narkotika jenis sabu yang berwarna hijau bertuliskan GUAN YIN WANG yang disimpan di dalam laci mobil depan sebelah kiri dengan berat total keseluruhan netto 2.994 (dua ribu sembilan ratus sembilan puluh empat) gram.

Dari perbuatan tersangka SK dan IP, mereka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Th. 2009 tentang Narkotika. (als/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

LaNyalla Minta Malaysia Perlakukan Korban Perdagangan  Manusia asal Indonesia Secara Manusiawi

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah Malaysia memperlakukan korban perdagangan manusia asal Indonesia secara manusiawi. LaNyalla juga meminta...

NUSADAILY.COM - SURABAYA - Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Daniel Y. Katiandagho melakukan pemusnahan barang bukti sitaan narkotika jenis sabtu dari 3 tersangka dan 3 tempat yang berbeda, Selasa (14/12/2021).

Diketahui, total keseluruhan barang bukti yang akan dimusnahkan sebanyak 3,289,03 gram.

Barang bukti beruba narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dari hasil sitaan terhadap tersangka WAP yang ditangkap BNNP Jatim pada 25 September 2021 lalu di depan pintu Timur Kapasari Pedukuhan Gg. IX Surabaya.

BACA JUGA: BNN Gelar Tes Urine ASN Tulungagung Secara Acak

Daniel menjelaskan, kronologi tersangka WAP ditangkap saat ia sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam No. Pol. W-6087-QA, selanjutnya petugas BNNP JATIM melakukan penggeledahan terhadap badan dan barang yang dibawanya.

Kemudian, ditemukan sebanyak 2 (dua) paket narkotika jenis sabu yang di bungkus menggunakan kain putih disimpan di dalam tas kresek warna hitam diletakkan di cantolan bagian depan sepeda motor dengan total berat netto 195,03 gram.

Tersangka WAP, dikatakan Daniel, ia diancam dengan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Th. 2009 tentang Narkotika.

Yang kedua, barang bukti diperoleh dari penangkapan oleh BNN Kab Kediri, saat pihaknya mendapatkan informasi dari petugas JNE cabang Kras Kabupaten Kediri.

Dari laporannya ada 2 (dua) orang menitipkan sebuah paket dus kecil warna coklat dengan alamat tujuan Surabaya yang memberitahukan bahwa isi paket tersebut adalah boneka. Namun, sesuai SOP petugas JNE harus membuka isi paket tersebut dan setelah dibuka didapati kristal putih yaitu narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik dengan total netto berat 100 (seratus) gram dan seketika itu juga 2 orang tersebut tiba-tiba lari keluar kantor JNE pergi dengan sepeda motor yang tidak memakai plat nomor kendaraan.

Terakhir, barang bukti di dapat dari tersangka SK dan IP yang di tangkap petugas BNNP Jatim pada 25 November 2021 di Pintu Exit Tol Warugunung, Kec. Karang Pilang, Kota Surabaya.

“Tersangka tersebut mengendarai mobil Toyota Rush warna Silver No.Pol. B-1024-WIA dari Jakarta menuju Mataram dan diberhentikan di Pintu Exit Tol Warugunung, Kec. Karang Pilang, Kota Surabaya karena diduga telah membawa, menyimpan dan menguasai narkotika jenis sabu,” jelas Daniel.

BACA JUGA: Kemenkumham dan BNNP Sumbar Geledah Lapas Pariaman

Lebih lanjut, Daniel juga menerangkan pihaknya langsung menggeledah mobil dan berhasil ditemukan 3 (tiga) buah bungkus narkotika jenis sabu yang berwarna hijau bertuliskan GUAN YIN WANG yang disimpan di dalam laci mobil depan sebelah kiri dengan berat total keseluruhan netto 2.994 (dua ribu sembilan ratus sembilan puluh empat) gram.

Dari perbuatan tersangka SK dan IP, mereka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Th. 2009 tentang Narkotika. (als/lna)