Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsJatimAntisipasi Omicron di Jatim, Forkopimda Gelar Apel Pamor Keris

Antisipasi Omicron di Jatim, Forkopimda Gelar Apel Pamor Keris

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Sebagai upaya Pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 varian Omicron di wilayah Jawa Timur (Jatim). Forkopimda Jawa Timur menggelar Apel Gelar Pasukan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris), yang nantinya akan bergerak menertibkan kembali penegakan protokol kesehatan di masyarakat, Senin (24/1/2022) pagi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Nurchahyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, secara langsung turun ke lapangan untuk memimpin apel Pamor Keris.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Intip Mario Latihan di Mandalika

Apel Pamor Keris ini diikuti baik dari TNI, Polri, maupun Satpol PP dan instansi terkait untuk bersinergi dalam melakukan penegakan prokes di wilayah Jatim.

Dalam pelaksanaan Pamor Keris ini, terdapat sebanyak 850 personel, dengan kendaraan roda dua sebanyak 102 unit, 6 ambulans, 9 Mobil vaksinator, 2 Mobil masker, 4 Mobil COVID hunter, satu Bis vaksinasi dan 2 AWC.

Tim Pamor Keris nantinya akan melakukan patroli secara rutin, dengan sasaran penegakan protokol kesehatan dan cipta kondisi harkamtibmas di wilayah Jatim.

Ada beberapa penekanan dalam pelaksanaannya antara lain, deteksi dini, melakukan langkah-langkah preventif maupun preemtif, laksanakan tugas secara humanis dan profesional. Serta membantu masyarakat dalam penyemprotan disinfektan serta melakukan percepatan vaksinasi.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga mengatakan, Kewaspadaan dalam mengatasi penyebaran COVID-19 harus dilakukan secara sistematis melalui sinergitas dan kolaborasi.

Baca Juga: Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Hari Kesaktian Pancasila Modal Bangkit Dari Pandemi COVID-19

“Kita berharap bahwa bersama-sama, kita tetap akan bisa melakukan penegakan protokol kesehatan, dimana ketika terjadi kelandaian-kelandaian, lalu ada semacam pelonggaran yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya setelah pimpin apel.

Ia juga mengatakan, bahwa Pamor Keris merupakan inisiasi dari Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, untuk bantu pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang lebih masif.

“Oleh karena itu, seiring dengan fenomena COVID-19 varian Omicron ini kita harus kembali mengingatkan kepada masyarakat. Pentingnya penegakan protokol kesehatan, dan itu harus dilakukan di semua lini, di semua level. Maka pak Pangdam bersama pak Kapolda menginisiasi gerakan ini, supaya bisa lebih masif, lebih seksama dan pada saat yang sama dilakukan apel siaga yang sama di seluruh kabupaten kota di Jawa Timur,” lanjutnya.

Baca Juga: Lepas dari Level 4, Gubernur Khofifah Apresiasi Kekompakan Jatim

Selain penegakan prokes, disaat yang sama. Khofifah juga menyampaikan untuk selalu siap dalam menyambut kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang melalui bandara Juanda.

“Kita harus melakukan kesiapsiagaan hadirnya PMI. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama. Semua sudah melakukan langkah-langkah inisiatif, mitigatif, secara komprehensif. Tanggal 22 kemarin ada 129 Pekerja Migran Indonesia yang datang melalui Juanda,” ujarnya Khofifah.

Khofifah menginformasikan, bahwa besok tanggal 26 rencananya akan datang lagi 164 PMI, sehingga hal ini perlu disiapkan dengan baik.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Pantau Vaksinasi Pelajar untuk Persiapan PTM di Jember

“Semua harus siap untuk bisa melakukan proses karantina, penanganan dan pelayanan kepada PMI ini,” kata Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, khusus PMI Entry dan exit test harus clear. Pada saat entry test sebelumnya ditemukan ada 2 yang terkonfirmasi positif, yang kemudian diberikan layanan di Rumah Sakit Haji.

“Semua titik di lini paling bawah berarti kalau itu terjadi di rumah ya harus dilakukan kontak erat secara komprehensif kalau terjadi di sekolah juga demikian, kalau terjadi di kantor juga demikian. Jadi testing dan pressing harus dilakukan secara komprehensif, minimal satu kasus 15 orang. Jadi itu standar dari Kemenkes. Meskipun Jawa Timur ini 1 berbanding 19 rata-rata, tapi tetap harus ditingkatkan testing dan tracing. Kalau PPLN entry tes dan exit tes. Jadi entry tes clear, exit tes juga clear,” jelasnya.

“Berikutnya adalah kita reaktivasi kembali isoter-isoter. Nah nakes, relawan-relawan, saya mohon sekarang ini kembali membangun sinergitas, kolaborasi yang baik,” imbuhnya.

Baca Juga: Indah Sari Pamer Mobil Mewah, Jadi lah Hidup Apa Adanya

Khofifah juga mengajak kepada media untuk menjadi bagian penting dalam menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat. Bahwa penegakan protokol kesehatan harus dikuatkan kembali.

“Saya mengajak kepada teman-teman media sebagaimana yang kita sering sebut Pentahelix Approach. Maka, teman-teman media menjadi bagian yang sangat penting untuk menyampaikan pesan kepada seluruh warga Jatim, bahwa penegakan protokol kesehatan ini harus kita kuatkan kembali,” jelas Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga menjelaskan terkait dengan satgas pangan, yang harus melakukan, memastikan pasokan minyak goreng aman. Khofifah mengatakan harga minyak goreng sampai pada konsumen terakhir adalah 14 ribu rupiah per liter

“Nah, saya atas izin pak Pangdam, pak Kapolda, dan pak Pangko Armada, tadi kami menyampaikan bahwa satgas pangan ini harus melakukan, memastikan bahwa rantai pasok minyak goreng ini harus aman,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Apindo. Asosiasi Pengusaha Retail, pabrik-pabrik yang memproduksi minyak goreng dan seluruh retail modern semuanya diharapkan seiring bisa melaksanakan tugas. Bahwa Presiden memberikan arahan, harga minyak goreng sampai pada konsumen terakhir adalah 14 ribu rupiah per liter, di pastikan stoknya aman.

“Karena memang negara sudah menyiapkan dana untuk memberikan subsidi dari production house minyak goreng ini. Nah, di pasar tradisional masih diberi kesempatan untuk melakukan penyesuaian harga,” pungkasnya. (als/ark)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Setelah Pawai Mobil Formula E Batal Dilakukan, Ini Langkah Panitia

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Mobil Formula E tidak boleh digunakan untuk konvoi. Oleh karena itu, rencana pembalap Formula E pawai di sekitar Monumen Nasional...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily