Gawat! Ada 496 Transaksi Janggal dari 19 Bank di Indonesia, Termasuk Bank Mandiri dan BNI

  • Whatsapp
Skandal Transaksi Janggal
Ilustrasi Bank Mandiri dan BNI yang diduga memiliki transaksi mencuirgakan.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Dokumen Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) mengungkapkan ada 496 transaksi janggal yang membawa keluar dan masuk dana triliunan rupiah ke Indonesia. Total aliran dana mencurigakan yang keluar atau masuk ke Indonesia itu mencapai US$ 504.659.215 atau sekitar Rp 7,46 triliun.

BACA JUGA : Drama Pembicaraan Tertutup Usulan Proyek DPR dan Kemenhub

Baca Juga

Ada Beberapa Bukti dari Bank Tersebut

Rincinya, uang yang masuk ke Indonesia senilai US$ 218.499.012, sedangkan uang yang ditransfer ke luar Indonesia mencapai US$ 286.160.203.

Dikutip dari situs Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi (International Consortium of Investigative Journalists/ICIJ), Selasa (22/9/2020), aliran dana mencurigakan itu masuk dan keluar melalui bank-bank besar yang ada di Indonesia bahkan beberapa di antaranya ada nama bank pelat merah yang ikut melakukan transaksi mencurigakan tersebut. Secara keseluruhan, ada 19 bank di Indonesia terekam melakukan transaksi mencurigakan tersebut.

19 Bank yang Terbukti Melakukan Transaksi Mencurigakan

Ke-19 bank tersebut, dikutip Nusadaily.com dari detik.com terdiri dari. Bank DBS Indonesia, Bank Windu Kentjana International, Hong Kong Shanghai Banking Corp, Bank Central Asia (BCA), dan Bank CIMB Niaga. Selain itu, Panin Bank, Nusantara Parahyangan, Bank of India Indonesia, OCBC NISP, Bank Danamon, dan Bank Commonwealth.

Beberapa Bank Lainnya yang Tersangkut

Selanjutnya, Bank UOB Indonesia, Bank ICBC Indonesia, Chinatrust Indonesia, Standard Chartered, Bank International Indonesia, dan Citibank. Lalu, ada juga 2 bank pelat merah yang terekam ikut mengalirkan dana mencurigakan termasuk dalam 496 Transaksi tersebut yaitu Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI).

BACA JUGA : Akhir September Indonesia Resesi Ekonomi, Ini Sebaiknya yang Dipersiapkan Masyarakat

Rincian 496 Transaksi mencurigakan yang dilakukan bank-bank besar di Indonesia seperti dikutip dari situs ICJC ada di halaman selanjutnya.

10 Bank Pertama
  1. Bank DBS Indonesia melakukan sebanyak 8 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 3,5 juta terdiri dari dana keluar US$ 1,51 dan dana yang masuk US$ 1,99 juta.
  2. Bank Mandiri melakukan sebanyak 111 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 3,056 juta terdiri dari dana keluar US$ 250,39 juta dan dana yang masuk US$ 42,33.
  3. Bank Windu Kentjana Internation melakukan sebanyak 49 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 130,81 juta terdiri dari dana masuk saja sebesar US$ 130,81 juta.
  4. Bank BCA melakukan sebanyak 19 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 753.760 terdiri dari dana masuk saja US$ 753.760.
  5. Bank CIMB NIAGA melakukan sebanyak 7 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 4,88 juta terdiri dari dana masuk saja US$ 4,88 juta.
  6. Bank BNI melakukan sebanyak 2 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 10,63 juta terdiri dari dana keluar US$ 10,21 juta dan dana yang masuk US$ 428.052 juta.
  7. Bank Panin melakukan sebanyak 19 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 5,42 juta terdiri dari dana keluar saja sebesar US$ 5,42 juta.
  8. Bank Nusantara Parahyangan melakukan sebanyak 10 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 708.541 terdiri dari dana keluar saja US$ 708.541.
  9. Bank of India Indonesia melakukan sebanyak 5 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 20,76 juta terdiri dari dana masuk saja US$ 20,76 juta.
  10. Bank OCBC Nisp melakukan sebanyak 13 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 2,69 juta terdiri dari dana keluar US$ 2,65 juta dan dana yang masuk US$ 44.095.
Sembilan Bank Lainnya
  1. Bank Danamon melakukan sebanyak 28 transaksi mencurigakan. Dengan total dana yang ditransaksikan US$ 3,1 juta terdiri dari dana masuk saja US$ 3,1 juta.
  2. Bank Commonwealth melakukan sebanyak 152 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 9,55 juta. Terdiri dari dana keluar US$ 6,59 juta dan dana yang masuk US$ 2,96 juta.
  3. Bank UOB Indonesia melakukan sebanyak 24 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 2,39 juta. Terdiri dari dana keluar saja US$ 2,39 juta.
  4. Bank ICBC Indonesia melakukan sebanyak 1 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 49.990 juta. Merupakan transaksi keluar saja sejumlah total tersebut.
  5. Bank Chinatrust Indonesia melakukan sebanyak 39 transaksi mencurigakan dengan total dana yang ditransaksikan US$ 554.298. Terdiri dari dana keluar US$ 57.440 dan dana yang masuk US$ 496.858.
  6. Bank Standard Chartered melakukan sebanyak 3 transaksi mencurigakan. Dengan total dana yang ditransaksikan US$ 5,805 juta terdiri dari dana keluar US$ 5,8 juta dan masuk US$ 5.400.
  7. BII melakukan sebanyak 34 transaksi mencurigakan. Dengan total dana yang ditransaksikan US$ 5,2 juta. Terdiri dari dana keluar US$ 348.228 dan dana yang masuk US$ 4,88 juta.
  8. Bank Citibank melakukan sebanyak 1 transaksi mencurigakan. Dengan total dana yang ditransaksikan US$ 2 juta. Terdiri dari dana masuk saja sejumlah total tersebut.
  9. Bank Hong Kong Shanghai melakukan sebanyak 2 transaksi mencurigakan. Dengan total dana yang ditransaksikan US$ 2,99 juta terdiri dari dana keluar US$ 0 dan dana yang masuk US$ 2,99.(han)

Post Terkait

banner 468x60