Anggaran Tak Terserap, Wapres Minta Menteri Hilangkan Sumbatan Anggaran

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Presiden KH Maruf Amin mengatakan bahwa penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bidang kesehatan menjadi kunci untuk menanggulangi pandemi.

“Dengan begitu akan membangun kepercayaan masyarakat sehingga mereka merasa nyaman untuk melakukan kegiatan ekonomi. Inilah satu-satunya jalan bagi kita untuk memutar kembali roda perekonomian,” ujar Wapres saat memimpin Rapat Perkembangan Pelaksanaan Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Kamis 13 Agustus 2020.

Baca Juga

Oleh karena itu, Wapres pun mengimbau kepada Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk menghilangkan sumbatan dan hambatan yang ada dalam penerapan program pemulihan kesehatan dan ekonomi. Baik itu hambatan struktural maupun hambatan prosedural.

“Mengedepankan perannya sebagai koordinator dalam implementasi berbagai program yang telah disusun sebelumnya. Hindari penyusunan program baru, kecuali program dapat memberikan daya ungkit serta dapat dipastikan implementasinya,” imbau Wapres.

“Saya ingin Pak Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sebagai Ketua Komite untuk dapat mendorong agar pelaksanaan penanganan kesehatan dapat dipercepat. Pada awalnya, dalam bidang kesehatan kita merencanakan dua hal besar. Pertama, berbagai rencana aksi dalam menangani pandemi COVID-19. Seperti pelaksanaan tes secara masif, tracing/ tracking, dan pelaksanaan protokol kesehatan. Kedua, kita merencanakan peningkatan kapasitas dan kualitas dari pelayanan kesehatan kita. Sehingga bila pandemi memburuk atau berulang lagi di masa yang akan datang kita telah benar-benar siap,” tambahnya.

Dua Program Perlu Atensi Khusus: Bantuan Produktif dan Subsidi Upah

Menutup arahannya, tak lupa Wapres juga menekankan kepada jajaran terkait untuk terus melakukan pemulihan di bidang ekonomi seiring dengan pemulihan di sisi kesehatan.

“Sebelum saya akhiri, saya ingin Menko, Menkeu dan Menteri BUMN, memberikan perhatian secara khusus kepada persiapan dua program yang sudah dicanangkan oleh Presiden dan sudah diumumkan ke masyarakat luas. Pertama, adalah Program Bantuan Produktif Usaha Mikro dan kedua, Program Subsidi Upah,” pungkas Wapres.

Tampak hadir dalam rapat secara virtual diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Sementara Wapres di damping oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Plt. Deputi Bidang Dukungan Ekonomi, Infrastruktur dan Kemaritiman Guntur Iman Nefianto. Kemudian Staf Khusus Wapres Bambang Widianto, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi serta sertaTim Ahli Wapres M. Fadil Hasan. (hud/top)