Satgas Targetkan Tahun 2021 Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Sampai 100%

  • Whatsapp
2021
Arsip Foto. Tenaga medis, relawan, dan pasien COVID-19 senam pagi di Rumah Singgah Karantina COVID-19, Kabupaten Tangerang, Banten. (ANTARA FOTO/Fauzan)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menargetkan angka kesembuhan pasien yang terinfeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 bisa sampai 100 persen pada tahun 2021.

“Kita harus mencapai target 100 persen kesembuhan dan menekan angka kematian,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito sebagaimana dikutip dalam siaran pers Satuan Tugas di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

BACA JUGA: Selama Pandemi Covid -19, Banyak Guru PNS Melanggar Disiplin – Nusadaily.com

Ia mengemukakan bahwa angka kasus aktif, angka kesembuhan, dan angka kematian merupakan indikator capaian upaya penanggulangan penularan COVID-19.

Pada 30 Desember 2020, jumlah kasus COVID-19 di Indonesia tercatat total 735.124 kasus dengan jumlah  pasien yang sudah sembuh sebanyak 603.741 orang (82,12 persen) dan jumlah pasien yang meninggal dunia 21.944 orang (2,9 persen).

BACA JUGA: Kemenag Gresik Ingin Segera PTM, Namun Angka Covid-19 Naik, Bupati Terpapar Positif – Javasatu.com

Menurut Satuan Tugas, jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah kabupaten/kota sangat bervariasi. Namun ada 27 kabupaten/kota yang perlu mendapat perhatian lebih karena jumlah kasus aktifnya lebih dari 1.000.

Wiku menjelaskan bahwa dalam peta risiko penularan virus corona. Ada 44 kabupaten/kota yang berada di zona oranye atau zona risiko sedang selama 16 pekan berturut-turut mulai 6 September sampai 27 Desember 2020.

BACA JUGA: Orang Ini Bisa Move On Setelah Ikut Seminar Patah Hati – Dangdutpro.com

Namun, menurut dia, ada 16 kabupaten/kota yang berada di zona merah atau zona risiko tinggi selama empat pekan berturut-turut dari 6 September sampai 27 Desember 2020.

“Kita berharap di bulan ke-1, Januari 2021, kita bisa melakukan gebrakan di mana zonasi dapat berubah cenderung ke zona hijau. Kita sudah banyak belajar selama 10 bulan. Sehingga tidak ada yang tidak mungkin, termasuk menurunkan risiko agar Indonesia didominasi zona yang lebih aman,” katanya.(eky)