Polisi Periksa Pengemudi ‘Pick-Up’ Kecelakaan Maut di Kebagusan

  • Whatsapp
Kecelakaan maut pick-up
Ilustrasi - korban kecelakaan. ANTARA/Shutterstock/am.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi ‘pick-up’ yang menyebabkan kecelakaan maut hingga menewaskan satu orang dan melukai empat pengendara lainnya di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa.

BACA JUGA : Kecelakaan Maut di Tol Purbaleunyi Minggu Pagi, 2 Orang Tewas, 3 Luka

Baca Juga

“Saat ini sedang proses penyidikan di Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, sopir ‘pick up’ sudah kita periksa sejak kemarin,” kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Sri Widodo, Jumat.

Sri menyebutkan, dugaan sementara penyebab kecelakaan karena kelalaian atau kecerobohan dari sopir ‘pick up’ tersebut, hingga terjadi kecelakaan beruntun melibatkan empat sepeda motor.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi Kamis (5/11) siang di Jalan Kebagusan Raya, tepatnya di depan PT Quality Building, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pukul 12.00 WIB.

Kecelakaan melibatkan ‘pick up’ Mitsubisi L300 dengan Nomor Polisi F 8392 KQ dikemudikan oleh Dede Ribdan berusia 18 tahun.

Kendaraan ‘pick up’ bermuatan material bangunan besi ‘hollow’ baja ringan dikemudikan secara tidak hati-hati oleh Dede hingga menabrak empat pengendara sepeda motor.

BACA JUGA : Bawaslu Babel Intensifkan PPID Awasi Proses Pilkada

“Hasil pemeriksaan awal penyebab kecelakaan karena kecerobohan atau kelalaian pengemudi. Apakah mengantuk atau apa, hingga terjadi kecelakaan,” kata Sri. Pengemudi mobil ‘pick up’ melaju kencang di Jalan Kebagusan Raya lalu hilang kendali dan menabrak empat sepeda motor di depannya.

Keempat sepeda motor tersebut yakni Honda Beat nomor polisi B 3970 SMW dikendarai oleh Priyantoro (31) mengalami luka kaki terkilir.

Selanjutnya sepeda motor Honda Beat nomor polisi B 6745 VTE. Pengemudi bernama A Sambradi (43) warga Tangerang, mengalami luka robek di bagian muka.

Berikutnya sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi B 3443 SGI. Dikemudikan oleh Joko Saputra (34) warga Srengseng Sawah, mengalami luka-luka robek di muka dan kepala.

Sepeda motor berikutnya dengan nomor polisi B 3843 EDP. Dikemudikan Siti Jubaidah (32) warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengalami luka bahu kanan dan kaki sebelah kanan. Ia berboncengan dengan Jaitun Fatimah (34) saat kejadian tidak sadarkan diri akibat luka robek di kaki.

Lima Korban Mengalami Luka Serius

Total ada lima korban mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit RSUP Fatmawati. Satu korban atas nama A Sambradi dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis.

“Korban ada lima orang, satu orang meninggal setelah dirawat di rumah sakit, karena sempat koma. Sempat tidak sadarkan diri, hingga tadi malam pukul 20.00 dinyatakan meninggal dunia,” kata Sri.

Peristiwa kecelakaan ini tersiar luas di media sosial Instragram dengan durasi cukup lama. Yang memperlihatkan proses evakuasi para korban kecelakaan oleh warga dan pengendara yang melintas di Jalan Kebagusan Raya tersebut.(ros)