Penerapan Ganjil Genap, Volume Kendaraan di Jakarta Menurun

  • Whatsapp
ganjil genap
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengklaim adanya penurunan volume kendaraan hingga empat persen, selama tiga hari penerapan kembali sistem ganjil genap.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, penurunan volume kendaraan membuat tidak ada kepadatan lalu lintas, di ruas jalan ibu kota seperti pekan sebelumnya.

"
"

Baca Juga

"
"

“Terjadi penurunan kepadatan lalu lintas rata-rata sekitar empat persen, pada lokasi pantauan, juga kecepatan dan antrean di persimpangan,” tutur Syafrin dalam keterangannya, Jumat 7 Agustus 2020.

Di sisi lain, Syafrin menyebut ada peningkatan jumlah penumpang transportasi umum sebanyak tiga persen. Meskipun demikian, peningkatan jumlah penumpang tidak mengakibatkan penumpukan di halte dan stasiun.

BACA JUGA: Dishub DKI: Ganjil Genap Kebinjakan ‘Rem Darurat’ Klaster Perkantoran

Pasalnya, Dishub DKI telah menambah armada Transjakarta dan memperpanjang waktu operasional MRT Jakarta, guna mengantisipasi penumpukan dan antrean penumpang.

“Jadi tiga persen ini, rata-rata di layanan Transjakarta, MRT, LRT, dan KRL. Namun, saya sampaikan peningkatan ini masih bisa diangkut oleh angkutan umum sebelum ganjil genap diujicobakan,” ungkap Syafrin.

Seperti diketahui, sistem ganjil genap diberlakukan kembali mulai 3 Agustus 2020, setelah sebelumnya ditiadakan mulai Maret 2020. Peniadaan sementara sistem itu terkait dengan pandemi Covid-19 dan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Namun, aktivitas perkantoran semakin meningkat setelah pelonggaran PSBB di Jakarta. Kasus Covid-19 di Jakarta terus melonjak. Sistem ganjil genap kemudian diterapkan kembali, untuk mengurangi pergerakan warga di Jakarta pada masa pandemi Covid-19 ini.

Kepolisian masih melakukan sosialisasi aturan ganjil genap hingga Jumat ini. Pelanggar hanya diberi sanksi teguran. Mulai Senin pekan depan, penindakan berupa penilangan akan dilakukan bagi pengendara mobil yang melanggar.

Aturan ganjil genap hanya berlaku pada Senin hingga Jumat dan tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional. Selain itu, aturan tersebut hanya berlaku untuk kendaraan roda empat dan akan diterapkan pada jam 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00.(via/lna)

Post Terkait

banner 468x60