Pemkot Bekasi Luncurkan Tiga perahu pembersih Sungai Buatan Jerman

  • Whatsapp
Perahu Pembersih Sungai buatan Jerman yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Bekasi/Istimewa
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Pemerintah Kota Bekasi bersama Waste4Change meluncurkan perahu pembersih sungai, See Hamster buatan Jerman Selasa 23 Februari 2021 di Kali Bekasi Jawa.Barat.

Hadir dalam peluncuran perahu yang pertama kali diadakan selain Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, juga terlihat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bekasi, Camat Bekasi Selatan, Lurah Pekayon Jaya, serta Managing Director Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano. Hadir melalui Bekasi River Cleanup (BRIC),

Dalam sambutannya Walikota Bekasi Rahmat Efendi mengatakan
pengadaan perahu pembersih sungai SeeHamster ini bertujuan mengumpulkan, memilah, dan mendaur ulang sampah dari sungai di
Kota Bekasi.

Dikatakannya pula, Pemilihan Kali Bekasi sebagai lokasi pertama pelepasan perahu SeeHamster berdasarkan sambutan hangat Pemerintah Kota Bekasi terhadap usaha-usaha pelestarian lingkungan demi peningkatan kualitas hidup warga Bekasi.

“Kerjasama pembersihan sampah sungai Bekasi menggunakan perahu ini akan disertai pendampingan secara sistemik sekitar satu tahun, dengan 3 kapal ini saya optimis bisa membersihkan sampah di sungai Bekasi,” ujar Rahmat Efendi.

Dia menyebut juga hal yang tidak bisa dikendalikan adalah kondisi
kondisi sungai di hulu, karena menurut dirinya sampah di sungai Bekasi tidak semua berasal dari warga Bekasi. Akan tetapi dari dari berbagai daerah diluar Bekasi.

“Kami mengajak seluruh elemen mengambil peran untuk ikut serta menjaga sungai Bekasi dari hulu sampai hilir,” ungkapnya.

Masih kata Walikota Bekasi, Keberadaan perahu-perahu SeeHamster
yang memiliki kapasitas pengumpulan 50 – 100 kg sampah per hari, nantinya diharapkan dapat mengurangi jumlah timbulan sampah di sungai.

“Program ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kota
Bekasi dengan Schwarz Group, One Earth One Ocean (OEOO), Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, dan DBMSDA,” kata Rahmat Efendi.

Sementara itu Founder dan Managing Director Waste4Change
Mohamad Bijaksana Junerosano, mengatakan jika pihaknya tengah mengembangkan jasa untuk pengolahan sampah lebih banyak lagi. Dengan melakukan pendekatan ke beberapa Kota dan Kabupaten.

“Semoga bentuk kerjasama ini dapat menjadi pemantik untuk membersihkan sungai-sungai Indonesia lainnya agar tidak berkontribusi lebih banyak terhadap krisis marine debris yang saat ini kita alami,” harap Junerosano. (sir/kal)