Begini Cerita Saksi Mata Penembakan di Cengkareng, Orang-orang Berhamburan dari Kafe

  • Whatsapp
Penembakan dilakukan
Lokasi penembakan di Cengkareng, Jakbar yang menewaskan 3 orang telah dipasangi garis polisi. (Karin Nur Secha/detikcom)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kronologi penembakan yang terjadi di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat, memakan empat korban, tiga diantaranya tewas. Salah satu warga menceritakan detik-detik penembakan tersebut.

BACA JUGA : Cerita Bripka CS Tembak 4 Orang, KarenaTak Terima Ditagih Minum Rp 3,3 Juta – Nusadaily.com

Baca Juga

Seorang warga, pedagang di lokasi mengaku sempat mendengar suara letusan tembakan tersebut. Peristiwa itu sendiri terjadi pada saat RM Cafe hendak tutup sekitar pukul 04.30 WIB.

“Ada tembakan, sampai cewek-ceweknya di dalam dibawa keluar,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada wartawan di lokasi, Kamis (25/2/2021).

Selain itu, Panca yang merupakan tukang parkir di sekitar RM Cafe juga mengaku melihat hal serupa. Panca melihat sejumlah perempuan keluar dari kafe.

BACA JUGA : Mabuk, Cekcok, Bripka CS Tembak Anggota TNI – Noktahmerah.com

“Saya nanya sama yang cewek itu, kenapa Mba? (Dijawab) ada pembunuhan, penembakan. Di mana? Itu di depan RM,” kata Panca.

Dia mengatakan, pada saat kejadian terlihat perempuan-perempuan tersebut menangis dan ketakutan.

“Ceweknya nangis-nangis kaya orang ketakutan, gitu,” ungkapnya.

Salah satu pedagang lainnya yang juga tidak ingin disebut namanya mengatakan, kafe tersebut memang buka hingga pagi meski PPKM sedang berlangsung.

BACA JUGA : Oknum Polisi Tembak Tubuh Sendiri – Beritaloka.com

“Buka terus tempatnya, biasanya saya jualan dekat sini, sampai mau pagi pun masih buka,” kata dia.

Insiden Penembakan Cengkareng

Dia tak mengetahui pasti siapa yang terlibat dalam insiden penembakan tersebut, namun dia mengaku mengenal salah satu karyawan kafe yang meninggal.

“Yang biasanya anterin minuman (pegawai kafe) itu yang meninggal. Saya tahu bener orangnya,” kata dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri menuturkan kronologi kejadian itu. Yusri menyebut insiden itu terjadi pukul 04.00 WIB tadi.

Awalnya pukul 01.30 WIB, tersangka CS datang ke TKP. Dalam kafe tersebut, lanjut Yusri, juga disebutkan ada kegiatan minum-minum.

“Pukul 04.00 WIB, karena kafe akan tutup, pada saat akan pembayaran, terjadi cekcok antara tersangka dan pegawai kafe tersebut,” jelas Yusri.

Dalam kondisi mabuk, tersangka mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan terhadap empat orang. Tiga orang tewas, termasuk anggota TNI dan 1 lainnya terluka.(sir/han)