Aroma Coklat Tembakau Tambeng, Primadona Jatim

  • Whatsapp
Abimanyu dan tembakau Tambeng. Ist
banner 468x60

SURABAYA – Tembakau Tambeng merupakan tembakau yang berasal dari Besuki, Situbondo, Jawa Timur. Aroma coklat dan cita rasa khas Tambeng membuatnya dijuluki sebagai Primadona Jawa Timur.

Kretekus sekte tingwe (linting dewe/ngelinting sendiri) jumlahnya semakin meningkat seiring naiknya harga rokok. Tingwe yang hanya bermodal kertas rokok (papir) dan tembakau dinilai lebih ekonomis.

Baca Juga

Indonesia memiliki beragam tembakau yang punya karakteristik berbeda-beda di tiap daerah. Diantara tembakau yang punya karakteristik khusus tersebut terdapat tembakau Tambeng, produk asli Jawa Timur.

BACA JUGA: Rekomendasi Tembakau untuk Kretekus Sekte Tingwe

Tembakau Tambeng punya cita rasa gurih manis coklat yang kuat. Hal itu diperoleh dari proses pasca panen Tambeng. Bahkan ada petani yang menyimpan tembakau pasca panen hingga bertahun-tahun untuk memperoleh cita rasa maksimal.

Tambeng tergolong tembakau halus yang sopan saat masuk ke tenggorokan, namun sesaat setelah itu, kretekus akan merasakan sensasi luar biasa dari Tambeng.

Aroma Tambeng adalah kombinasi coklat dan wangi kemenyan, namun lebih kuat pada aroma coklat.

Tak heran jika tembakau ini banyak dicari oleh kretekus, baik yang awam ataupun profesional.

Abimanyu, penjual tembakau tambeng mengatakan jika tembakau tambeng paling banyak dicari pelanggannya.

“Banyak yang cari Tambeng, pelanggan lokal ada, yang luar provinsi juga banyak.” ujarnya.

BACA JUGA: Efek Mistis “Bercocok Tanam” di Candi Cetho

Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka penjualan Tambeng adalah harga yang ekonomis, apalagi selama pandemi, banyak orang yang menurun kondisi ekonominya.

“Tambeng harganya Rp70 ribu sampai Rp130 ribu per ons. Nah, satu ons bisa semingguan, jadi bisa ngirit dibandingkan beli rokok biasa,” Imbuhnya. (kal)