Pemkab Blitar Siapkan Ratusan Juta Untuk Bangun Rest Area Sirah Kencong

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BLITAR – Sejak akhir 2019 Pemerintah Kabupaten Blitar telah melakukan pengkajian terhadap lokasi rencana pembangunan rest area di kawasan Wisata Sirah Kencong di Kecamatan Wlingi. Pengkajian itu dalam rangka melengkapi persyaratan mengajukan anggaran ke Pemerintah Pusat untuk membangun rest area.

Hasilnya, lokasi rest area dibangun di daerah perkebunan Pijiombo Wlingi atau tepatnya berdampingan dengan SDN 3 Ngadirenggo. Sehingga anggaran senilai ratusan juta sudah dialokasikan untuk membangunna ditahun ini.

Baca Juga

“Pembangunan rest area dikawasan wisata sirah kencong sudah pasti terealisasi. Itu setelah adanya alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai Rp 970 juta untuk pembangunan rest area itu,” kata Arinal Huda, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Usaha Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Blitar, Selasa (21/1/20).

Huda menjelaskan, rest area yang akan berlokasi di daerah perkebunan Pijiombo itu ditargetkan bisa mulai dibangun sebelum pertengahan tahun atau April 2020. Karena saat ini tim teknis sudah menyiapkan berkas pra lelang, yakni penetapan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

“Sesuai informasi yang kita terima, surat keputusan (SK) dari Kementerian Pariwisata mengenai anggaran rest area akan turun awal Februari 2020. Jadi saat cair bisa langsung kita mulai,” ujarnya.

Huda menambahkan, rest area sangat dibutuhkan oleh wisatawan, karena jarak tempuh antara pusat kota Wlingi menuju titik tetakhir kawasan wisata sirah kencong mencapai 19 kilometer. Nantinya akan dibangun mushola, tempat parikir, toilet, pusat jajanan, kuliner, dan lain-lain. Sehingga ada daya yarik tersendiri untuk mengunjungi wisata sirah kencong.

Menanggapi pembangunan rest area itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Medi Wibawa mengatakan, pihaknya mendukung adanya pembangunan rest area itu. Namun dewan berharap, dengan adanya rest area juga bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, harapannya kedepan pembangunan rest area tidak hanya diwilayah timur, tetapi juga barat.

“Jika besarnya potensi berupa Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Blitar bisa dioptimalkan dengan maksimal, maka kita yakin juga akan menghasilkan pendapatan daerah yang cukup besar,” tandasnya.

Medi menambahkan, rest area memang dibutuhkan para wisatwan. Mengingat pusat kota Wlingi menuju wisata sirah kencong jaraknya mencapai 19 kilometer. Sehingga perlu tempat bagi wisatawan untuk beristirahat. (tan)