Paslon Ipong-Bambang Bedah 10 Program Bersama Akademisi, Lawan Kampanye Hitam

  • Whatsapp
Paslon Ipong-Bambang bedah 10 program
Panelis penguji dari akademisi profesional yaitu Prof. Kacung Marijan dari Universitas Airlangga Surabaya dan Dr. H. M. Suyudi, M. Ag dari Insuri Ponorogo.Foto: Riyanto/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PONOROGO- Paslon Ipong-Bambang bedah 10 program bersama akademisi, Kamis (03/12/2020) malam. Ya, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo nomor urut 2 (dua) Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono menggelar kegiatan Ngopi Virtual. Lokasinya di Caffe Gayeng, kegiatan itu sebagai bentuk lawan kampanye hitam.

BACA JUGA: Dua Akademisi Siap Bedah 10 Program Prioritas Paslon Ipong-Bambang Besok – Imperiumdaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Cak Imin Ajak Masyarakat Ponorogo Pilih Ipong – Bambang, Nomor 2 untuk Kemakmuran dan Kemaslahatan Ponorogo

Najih Muhammady yang menjadi moderator dalam kegiatan tersebut memberi penjelasan kepada wartawan. Bahwa Ngopi Virtual Ngobrol Program Bareng Ipong Muchlissoni, yang disiarkan secara live streaming di channel YouTube.

Ini merupakan sebuah inovasi menarik yang dilakukan oleh pasangan calon Ipong-Bambang untuk menyelenggarakan bedah program dan uji akademisi. Terhadap 10 program unggulan yang akan diwujudkan apabila diberikan amanah memimpin Kabupaten Ponorogo kembali.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen pasangan calon Ipong-Bambang untuk melawan kampanye hitam ( fitnah dan hoaks). Yaitu dengan terus mensosialisasikan program-program unggulan. Itu yang perlu diketahui oleh masyarakat luas dengan adanya keterbatasan pandemi COVID-19,” papar Najih.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi digital, kegiatan ini merupakan sebuah contoh kegiatan yang sangat bagus sekali. Untuk dicontoh oleh para kandidat lainnya. Karena sama sekali tidak mengundang penonton atau massa. Sehingga meminimalisir potensi penyebaran COVID-19.

“Narasumber pengisi acara pun juga menerapkan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung. Masyarakat pun bisa melihat secara langsung dan tetap bisa turut berpartisipasi dalam live komentar yang disediakan. Di setiap segmennya,” terangnya.

Ia mengatakan, masyarakat disuguhkan dengan video pengantar terkait program. Itu sebagai bentuk edukasi. Agar masyarakat dapat jauh lebih memahami program-program yang diusung oleh pasangan calon Ipong – Bambang.

Paslon  tidak hadir secara fisik, namun  Ipong Muchlissoni hadir secara virtual. Meminta kepada masyarakat Ponorogo untuk berpartisipasi aktif. Yakni dengan memberikan pertanyaan terkait program-program yang akan dijawab dalam acara tersebut.

Serta membuka kolom komentar untuk menjaring aspirasi. Sebagai bentuk transparansi dan komitmen untuk melibatkan masyarakat agar turut berpartisipasi aktif. Sehingga bisa mewujudkan kampanye yang interaktif.

“Bedah 10 program unggulan dibedah dalam sudut pandang akademis oleh Prof. Kacung Marijan dan Dr. H. M. Suyudi, M. Ag. Melalui pembahasan berdasarkan indikator-indikator serta perhitungan yang terukur,” terangnya.

10 Program Ipong-Bambang Relevan dan Bisa Diwujudkan

Menurutnya, dapat disimpulkan bahwa, 10 program unggulan pasangan calon Ipong-Bambang ini dapat diwujudkan selama beberapa tahun ke depan. Sangat relevan dengan kondisi saat ini, karena sudah mempertimbangkan situasi pandemi COVID-19.

“Serta sudah memperhatikan kemampuan sumber daya manusia serta kekuatan anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Ponorogo,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kacung Marijan memberikan apresiasi kepada pasangan calon Ipong-Bambang. Yakni yang telah membuat perhitungan secara sistematis dan terukur. Utamanya dalam menetapkan nominal angka untuk program yang diusung.

“Misalnya program Dasawisma sebesar Rp 1 juta – Rp 3 juta per kelompok per tahun, program bantuan operasional RT sebesar Rp 2 juta – Rp 5 juta per RT per tahun. Program beasiswa Rp 5 miliar – Rp 10 miliar bagi pelajar atau mahasiswa. Dan lain-lainnya. Menurut saya program-program yang diusung ini sangat realistis untuk diwujudkan,” jelas Prof Kacung Marijan.

Tidak jauh berbeda dari, Dr. H. M. Suyudi, M. Ag memberikan apresiasi. Karena pasangan calon Ipong-Bambang telah melibatkan para akademisi. Untuk menguji dan mengawal jalannya program-program yang diusung oleh pasangan ini.

“Dengan begini para akademisi akan bisa memberikan sumbangsih besar. Yakni untuk membantu perencanaan, pengawalan, hingga realisasi. Dari program-program yang akan dijalankan dalam pemerintahan,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa program-programnya yang bagus. Dan bermanfaat untuk masyarakat Ponorogo maka harus dipastikan bisa dan dapat keberlanjutannya.(nto/cak)