BPBD Sebut Ancaman Banjir dan Longsor Masih Intai Mojokerto

  • Whatsapp
Pembersihan material tanah longsor di jalur penghubung Pacet menuju ke Trawas di Dusun Mligi, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur (ANTARA FOTO)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – BPBD Kabupaten Mojokerto sebut ancaman Banjir dan Longsor (Bansor) masih mengintai Mojokerto.

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Surabaya Wilayah Jawa Timur memprediksi cuaca ekstrim akan berlangsung hingga April 2020 mendatang.

"
"

Baca Juga

"
"

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto Moch. Zaini mengatakan, potensi ancaman bencana Banjir dan Longsor masih akan terjadi di wilayah Mojokerto terlebih di beberapa kecamatan yang sudah di petakan.

“Ada lima wilayah yang kita petakan, yakni Pacet, Trawas, Jatirejo, Gondang dan juga Ngoro. Sebab kecamatan yang kita petakan lokasinya berada di atas ketinggian atau tepat di kaki gunung dan bukit,” ungkapnya Jumat 14 Februari 2020.

Ia juga menyampaikan, ancaman banjir dan longsor masih berpotensi terjadi di wilayah Mojokerto, dikarenakan masih tingginya curah hujan yang akan terjadi hingga April mendatang.

“BMKG Surabaya memprediksi cuaca ekstrim masih akan terjadi, sampai bulan April mendatang,” terangnya.

Untuk itu, masyarakat yang bermukim di wilayah Trawas, Pacet, Jatirejo, Gondang dan Ngoro di Kabupaten Mojokerto, diminta tetap waspada terhadap ancaman tanah longsor dan banjir bandang, akibat cuaca ekstrim yang ditandai dengan curah hujan yang tinggi selama dua jam.

Post Terkait

banner 468x60