Minggu, Mei 29, 2022
BerandaInternationalVietnam Deteksi Varian Hibrida COVID-19 India dan Inggris

Vietnam Deteksi Varian Hibrida COVID-19 India dan Inggris

NUSADAILY.COM – HANOI – Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long mengatakan pada Sabtu (29/5) bahwa negaranya telah mendeteksi varian baru virus corona. Campuran dari varian COVID-19 India dan Inggris yang menyebar dengan cepat melalui udara, surat kabar online VnExpress melaporkan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Vietnam Adakan Pemilu Parlemen di Tengah Wabah Baru COVID-19

Setelah berhasil menahan virus corona hampir sepanjang tahun lalu, Vietnam kini berjuang melawan wabah yang menyebar lebih cepat.

Hampir 3.600 orang telah terinfeksi di 31 dari 63 kota dan provinsi sejak akhir April, terhitung lebih dari setengah dari total infeksi di negara itu.

“Setelah menjalankan pengurutan gen pada pasien yang baru terdeteksi, kami telah menemukan varian baru yang merupakan campuran dari varian India dan Inggris,” kata Nguyen Thanh Long.

Lebih spesifik, itu varian India dengan mutasi yang aslinya milik varian Inggris, katanya. VnExpress mengutip Long yang mengatakan Vietnam akan segera mengumumkan varian yang baru ditemukan ke dunia.

Vietnam sebelumnya telah melaporkan tujuh varian virus: B.1.222, B.1.619, D614G, B.1.1.7 (varian Inggris), B.1.351, A.23.1 dan B.1.617.2 (varian India).

BACA JUGA: Kasus Harian COVID-19 Vietnam Capai Rekor Lagi

Hasil pembiakan laboratorium dari varian baru itu, yang jauh lebih dapat ditularkan daripada jenis yang diketahui sebelumnya, mengungkapkan bahwa virus mereplikasi dirinya sendiri dengan sangat cepat, menjelaskan mengapa begitu banyak kasus baru muncul di lokasi berbeda dalam waktu singkat, kata Long.

Negara Asia Tenggara itu sejauh ini telah mendaftarkan 6.396 kasus virus corona, dengan 47 kematian.(int2)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Vinicius Bawa Real Madrid Kalahkan Liverpool

NUSADAILY.COM - PARIS – Tim raksasa. Julukan itu cocok disematkan kepada Real Madrid. Karena tim itu telah  sukses meraih gelar juara Liga Champions 2021/2022....
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - HANOI - Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long mengatakan pada Sabtu (29/5) bahwa negaranya telah mendeteksi varian baru virus corona. Campuran dari varian COVID-19 India dan Inggris yang menyebar dengan cepat melalui udara, surat kabar online VnExpress melaporkan.

BACA JUGA: Vietnam Adakan Pemilu Parlemen di Tengah Wabah Baru COVID-19

Setelah berhasil menahan virus corona hampir sepanjang tahun lalu, Vietnam kini berjuang melawan wabah yang menyebar lebih cepat.

Hampir 3.600 orang telah terinfeksi di 31 dari 63 kota dan provinsi sejak akhir April, terhitung lebih dari setengah dari total infeksi di negara itu.

"Setelah menjalankan pengurutan gen pada pasien yang baru terdeteksi, kami telah menemukan varian baru yang merupakan campuran dari varian India dan Inggris," kata Nguyen Thanh Long.

Lebih spesifik, itu varian India dengan mutasi yang aslinya milik varian Inggris, katanya. VnExpress mengutip Long yang mengatakan Vietnam akan segera mengumumkan varian yang baru ditemukan ke dunia.

Vietnam sebelumnya telah melaporkan tujuh varian virus: B.1.222, B.1.619, D614G, B.1.1.7 (varian Inggris), B.1.351, A.23.1 dan B.1.617.2 (varian India).

BACA JUGA: Kasus Harian COVID-19 Vietnam Capai Rekor Lagi

Hasil pembiakan laboratorium dari varian baru itu, yang jauh lebih dapat ditularkan daripada jenis yang diketahui sebelumnya, mengungkapkan bahwa virus mereplikasi dirinya sendiri dengan sangat cepat, menjelaskan mengapa begitu banyak kasus baru muncul di lokasi berbeda dalam waktu singkat, kata Long.

Negara Asia Tenggara itu sejauh ini telah mendaftarkan 6.396 kasus virus corona, dengan 47 kematian.(int2)