Senin, September 26, 2022
BerandaInternationalIni Alasan Johnson & Johnson Akan Setop Produksi Bedak Bayi

Ini Alasan Johnson & Johnson Akan Setop Produksi Bedak Bayi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Johnson & Johnson bakal berhenti menjual bedak bayi mereka, khusus produk berbahan dasar talc, secara global per 2023. Produsen mengumumkan pemberhentian penjualan tersebut pada Kamis (11/8/2022).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Lebih dari dua tahun bedak Johnson & Johnson ini sebelumnya ditarik di Amerika Serikat terkait kekhawatiran keamanan produk.

BACA JUGA: Alasan Orang Tua Bayi Tewas Dibawa Naik Motor Tegal-Surabaya: Hemat Biaya

“Sebagai bagian dari penilaian portofolio di seluruh dunia, kami telah membuat keputusan komersial untuk beralih ke portofolio bedak bayi berbasis cornstarch,” katanya, seraya menambahkan bahwa bedak bayi berbasis cornstarch sudah dijual di negara-negara di seluruh dunia dan dinyatakan aman.

Melansir detikcom, pada tahun 2020, J&J mengumumkan bahwa mereka akan berhenti menjual bedak bayi di Amerika Serikat dan Kanada karena turunnya minat pada produk tersebut setelah heboh soal keamanan produk bedak bayi Johnson & Johnson.

Johnson & Johnson sebelumnya menerima 38 ribu tuntutan hukum dari konsumen dan penyintas kanker, yang mengklaim produk mereka memicu kanker lantaran adanya kontaminasi asbes dan karsinogen. Namun, J&J membantah klaim tersebut dengan menunjukkan uji ilmiah produk bayi mereka selama beberapa dekade dinyatakan aman.

Produsen mengulangi pernyataan serupa di hari Kamis (11/8) saat mengumumkan diberhentikannya produksi bedak bayi J&J.

BACA JUGA: Mitos Cumi-cumi Dimakan Ibu Hamil Suku Kalili Sulawesi Tengah: Lahirkan Bayi Lemah Tak Bertulang

Penyelidikan Reuters 2018 menemukan bahwa J&J mengetahui selama beberapa dekade bahwa asbes, karsinogen, ada dalam produk bedaknya. Catatan internal perusahaan, kesaksian persidangan. Ddan bukti lain menunjukkan bahwa setidaknya dari tahun 1971 hingga awal 2000-an, bedak mentah dan bubuk jadi J&J terkadang diuji positif mengandung sejumlah kecil asbes.

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Dezhou Braised Chicken Jadi Hidangan Terpopuler Kereta Api China

NUSADAILY.COM-JAKARTA- Setiap kali kereta melewati Stasiun Dezhou, China, truk penjual otomatis di peron terkelilingi oleh penumpang. Hanya untuk membeli Ayam Rebus Dezhou sebagai oleh-oleh...