Kasus Jerinx SID: Dilaporkan Pecalang Bali hingga Upaya Berdamai

  • Whatsapp
Jerinx SID
Kasus Jerinx SID terkait postingan IDI kacung WHO.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BALI – I Gede Ari Astina atau akrab disapa Jerinx SID terseret dalam pusaran masalah. Setelah Kasus Jerinx SID dilaporkan ke Polda Bali oleh IDI dengan tuduhan pencemaran nama baik, ia juga dilaporkan oleh para Pecalang di Bali dengan tuduhan yang sama.

Jerinx pun berusaha meluruskan semua hal yang membuatnya berurusan dengan polisi. Ia berupaya berdamai dan menjelaskan semuanya.

"
"

Baca Juga

"
"

Berikut nusadaily.com dilansir dari kumparan rangkum Kasus Jerinx SID.

1. Dilaporkan oleh Pecalang Bali

Kasus pelaporan Jerinx SID oleh pecalang bernama I Made Supatra Karang ini dikonfirmasi oleh Direskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho. Ia dilaporkan terkait larangan minum alkohol di kawasan Kuta Bali.

Lagi-lagi, ia dilaporkan karena postingan instagramnya.

“Garis besarnya itu, di situ Jerinx menyampaikan bahwasanya Kuta, Canggu, dan lain-lain sudah buka dan silakan kalau mau minum alkohol di sana. Bahwa, Bapak Karang disampaikan sama Jerinx nanti kalau ada (yang) melarang Bapak Karang, cari saya (Jerinx) atau saya cari dia (Bapak Karang) ke tempatnya. Kira-kira seperti itu. Dan, dibilang orang tua bego, begitulah kira-kira,” jelas Yuliar, Rabu (5/8).

2. Pengacara Sebut Jerinx Bela Hak Publik Atas Pantai

Pengacara Jerinx angkat bicara. Menurutnya, apa yang diucapkan Jerinx merupakan pembelaan hak publik di pantai.

BACA JUGA: Mulai September, Gaji di Bawah Rp 5 Juta Dapat Subsidi Pemerintah

Ucapan Jerinx itu memang berdasarkan video Made Supatra Karang yang mengusir orang-orang yang sedang merayakan ulang tahun di Pantai.

Kasus yang menjerat Jerinx SID
Jerinx SID

“Jadi itu awalnya, karena Pak Made membuat video yang mengusir orang yang sedang merayakan ulang tahun di Pantai, dan dia melarang orang minum alkohol, Itu kan sebenarnya jadi masalah,” kata Wayan Gendo, pengacara Jerinx, di Polda Bali, Kamis (6/8).

Gendo menyebut, apa yang dilakukan Made Suparta itu bisa jadi masalah kalau pihak yang diusir merasa terganggu. Juga soal larangan tidak minum alkohol.

“Di sana itu kan pantai publik, dan orang biasa minum alkohol, kok, bisa dilarang begitu,” tegasnya.

Post Terkait

banner 468x60