10 Festival Film yang Digelar Secara “hybrid” Sepanjang Tahun 2020

  • Whatsapp
film festival
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Festival film rasanya menjadi agenda penting bagi para pencintanya, karena memungkinkan untuk menonton aneka jenis film dan berdiskusi bersama penggemar maupun pembuat filmnya secara langsung.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Festival film rasanya menjadi agenda penting bagi para pencintanya, karena memungkinkan untuk menonton aneka jenis film dan berdiskusi bersama penggemar maupun pembuat filmnya secara langsung. 

Namun, pandemi COVID-19 memaksa penyelenggara festival film tahunan di berbagai negara untuk beradaptasi dengan pembatasan fisik, dan mulai memanfaatkan teknologi untuk diselenggarakan secara hibrida (hybrid).

Baca Juga

BACA JUGA: 5 Pertunjukan Musik yang Tetap Berjalan Selama Pandemi COVID-19 – Nusadaily.com

Nusadaily.com sudah merangkum sejumlah festival film domestik dan internasional yang tetap menghelat acaranya di tengah pandemi dengan memanfaatkan teknologi dan pertemuan fisik yang dibatasi. Berikut daftarnya dilansir dari antara.

Cannes Marché du Film

Cannes Marché du Film merupakan mitra bisnis Festival Film Cannes dan salah satu pasar film terbesar di dunia. Didirikan pada tahun 1959, ini diadakan setiap tahun sehubungan dengan Festival de Cannes.

Festival Film Cannes di tahun ini sendiri tidak dihelat, namun Cannes Marché du Film yang hadir secara daring menjadi pengganti untuk menghibur para pecinta film di tengah pandemi.

Ribuan proyek film dipamerkan di bilik dan paviliun virtual, sedangkan aplikasi jaringan Match & Meet akan memfasilitasi panggilan video. Sementara pemutaran film dan presentasi proyek akan berlangsung di 15 bioskop virtual.

Cannes Marché du Film merupakan salah satu festival film yang pertama kali mengusung perhelatan daring dan hibrida di tengah pandemi. Festival ini berlangsung 22-28 Juni 2020.

Festival Film Locarno

Penyelenggara Festival Film Locarno membatalkan acara tatap muka tahun ini, yang seharusnya berlangsung pada bulan Agustus. Sebagai gantinya, festival film yang bertempat di Swiss itu membuat perhelatannya secara daring dengan tema “Locarno 2020 – For the Future of Films”.

Festival ini dapat diakses mulai 5-15 Agustus secara daring, dengan batas 1.590 penonton per film.

Film Festival Locarno sendiri merupakan festival film tahunan yang diadakan setiap bulan Agustus di Locarno, Swiss. Didirikan pada tahun 1946, ini adalah salah satu festival film terlama, dan juga dikenal sebagai platform bergengsi untuk film art house.

Festival Film Internasional Venesia

Setelah diskusi yang panjang soal apakah perhelatannya tetap diadakan di kala pandemi, Festival Film Internasional Venesia memutuskan untuk melakukannya dengan mengusung tema hibrida di tahun ini.

Untuk edisi ke-77, festival ini bergerak maju dengan program tatap muka yang lebih ramping. Ini mengabaikan bagian festival bertajuk “Sconfini”, yang biasanya memutarkan film-film arthouse dan genre lain.

Salah satu festival film tertua di dunia ini menggelar acaranya secara hibrida pada 2-12 September 2020.

BACA JUGA: NIKI Rilis Single Baru “Hallway Weather” – Imperiumdaily.com

Festival Film Internasional Toronto (TIFF)

Festival terbesar di Amerika Utara, TIFF, membagi programnya antara pemutaran digital dan lima hari presentasi tatap muka dengan jarak sosial.

Susunan film telah berkurang drastis dari edisi sebelumnya, dengan 50 film fitur baru dan lima program film pendek. Sebaliknya, festival 2019 menyelenggarakan lebih dari 300 film.

TIFF tahun ini dihelat pada 10-20 September 2020, dan menampilkan sejumlah film dengan rating tinggi dari kritikus, termasuk “Nomadland” dari Chloe Zhao, “Ammonite” dari Francis Lee, hingga film terbaru Mads Mikkelsen, “Another Round”.

Perhelatan hari pertama dibuka dengan memadukan pemutaran langsung dan drive-in untuk pertama kalinya dalam sejarah, dengan platform online untuk pers di seluruh dunia.

Film malam pembukaan festival adalah “American Utopia” karya David Byrne dan disutradarai oleh Spike Lee.

BFI London Film Festival

BFI London Film Festival yang dihelat pada 7-18 Oktober 2020 mencakup pemutaran virtual dan tatap muka, sesi tanya-jawab, roundtable discussions, dan banyak lagi.

Selain itu, dalam inisiatif LFF in Cinemas dari BFI akan mencakup pemutaran pratinjau festival yang diprogramkan untuk tayang di bioskop di Inggris. Beberapa film yang menjadi sorotan antara lain “Kajillionaire” dari Miranda July, “Bloody Nose, Empty Pockets” karya Bill and Turner Ross, dan “Nomadland” karya Chloé Zhao.