Pemkot Paparkan Wajah Baru Pasar Besar Kota Batu ke Pedagang

  • Whatsapp
pedagang pasar besar kota batu
Inilah wajah baru Pasar Besar Kota Batu dalam DED.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Pemkot Batu memaparkan detail engineering design (DED) revitalisasi Pasar Besar Kota Batu kepada perwakilan pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Pasar Besar Batu (Senin, 14/9). Pemaparan DED revitalisasi Pasar Besar Batu dilakukan di Graha Pamcasila Balaikota Among Tani. 

Kegiatan ini dihadiri pula Forkompimda Kota Batu yang terdiri dari Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, Kajari Kota Batu, Supriyanto dan Pabung Kodim 0818 Batu-Malang Mayor Choirul Efendy serta Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi.

"
"

Baca Juga

"
"
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko ikut memaparkan DED Pasar Besar kepada pedagang di Balai Kota Among Tani Pemkot Batu

Pemaparan DED pasar diuraikan Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Bangun Yulianto. DPKPP menjadi leading sector dalam proyek pengerjaan DED revitalisasi Pasar Besar Batu.

Bangun menuturkan, pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan, mulai dari pengukuran luas lahan dan gedung hingga memperhitungkan kondisi kontur lahan. Hal ini dilakukan untuk rancangan DED revitalisasi Pasar Besar Batu. “Ada elevasi kemiringan setinggi 17 meter ke sisi barat,” tutur Bangun dilansir Nusadaily.com.

Ia melanjutkan, DED yang dikerjakan tim konsultan proyek dari PT Saranabudi Prakarsaripta mengedepankan efisiensi anggaran pembangunan. Serta mengatur sedemikian rupa ruang yang tersedia agar bisa menampung seluruh pedagang.  Wajah Pasar Besar Batu akan dirombak sebagai bangunan gedung hijau.

“Konsep ini sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh pemerintah pusat,” imbuh dia.

Pengolahan Limbah Terpadu

Sebagai wujud dari konsep itu, limbah akan diolah terpadu di lingkungan pasar sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir. Serta pemanfaatan listrik yang hemat energi. Material atap menggunakan rangka baja. DED ini masih akan dilakukan penyempurnaan yang ditargetkan rampung pada akhir Oktober.

“Melalui forum ini, kami membuka ruang aspirasi bagi pedagang untuk memberikan sarannya dalam menata wajah Pasar Batu nantinya,” tutur dia.

Ahli Struktur Bangunan PT Saranabudi Prakarsaripta, Kuspiadi mengatakan, penyusunan DED sesuai berpedoman pada Permen PUPR No. 22/PRT/M/2018 yang mengatur sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi. Yakni, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan efisien dalam penggunaan sumber daya, serasi selaras dengan lingkungannya. 

Gedung yang akan dibangun memiliki tiga lantai. Ditambah pula dengan pengaturan ventilasi sebagai celah masuknya cahaya matahari  dan memperlancar sirkulasi udara.

Diperkirakan, bangunan yang bakal didirikan di atas lahan seluas 4000 meter persegi ini dapat menampung 3000 lebih pedagang.  Setiap lantai memiliki segmentasi sendiri. Seperti lantai satu dikhususkan untuk pedagang bunga, buah, peralatan perkakas rumah tangga, dan pedagang daging. 

Di atasnya lagi, di lantai dua akan diisi pedagang pakaian, sembako, emas, bank, KUD. Lantai teratas sebagai tempat untuk bersantai yang akan dilengkapi dengan foodcourt, co-working space serta display sentra produk oleh-oleh.

“Luasan los dan kios pedagang bervariasi. Mulai dari 2×2 meter hingga 3×3 meter,” terang Kuspiadi.

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko meminta pedagang tak perlu merasa waswas. Menurut Dewanti, pedagang bisa memanfaatkan lapak lebih dari satu asalkan pedagang memiliki SK Pasar lebih dari satu.

Ukuran kios atau los yang dituangkan dalam DED merupakan kluster sehingga mereka bisa menempati los atau kios lebih dari satu jika nantinya dirasa kurang.

“Kami harap pedagang bisa memahami proyek pembangunan ini. Pemaparan DED juga masih akan direvisi dan hasilnya akan dipaparkan kepada pedagang pasar,” kata dia. (wok/adv/wan)

Post Terkait

banner 468x60