Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN RB Apresiasi Terobosan Dispendukcapil Magetan

  • Whatsapp
menpan
Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evakuasi Pelayanan Publik Wialayah II Kementerian PAN dan RB, Noviana Adrian, SH, MAP meninjau mesin Ajungan Disdukcapil Mandiri di MPP Magetan didampingi Bupati Magetan, Suprawoto dan Kepala Dispendukcapil Drs. Hermawan M. Si
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPan RB apresiasi Dispendukcapil Magetan atas capaian dan peningkatan luar biasa. Prestasi ini didapat Dispendukcapil Magetan dalam layanan kepengurusan Administrasi Kependudukan.

Hal ini diungkapkan oleh Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evakuasi Pelayanan Publik Wialayah II Kementerian PAN dan RB Noviana Adrian, SH, MAP usai usai mengunjungi Mal Pelayan Publik (MPP) bersama staf dan didampingi Bupati Magetan Suprawoto, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga

Dalam kujungan kerjanya kali ini, Adrian Noviana bersama staf Kementerian ingin melihat langsung seajuh mana MPP berjalan sejak diresmikan oleh MenteriPan RB tahun lalu. MPP adalah harapan publik kepada pemerintah untuk mendapatkan segala kemudahan dalam pelayanan.

” MPP ini merupakan generasi ke- 3 setelah adanya PTSP yang menyatukan perizinan. Generasi ketiga ini menyatukan antara dinas dan intansi vertikal yang melayani pelayanan publik dalam satu tempat yaitu Mal Pelayanan Publik,” ucapnya kepada Nusadaily.com.

Usai melihat dan mencoba layanan Adminduk di MPP, dia mengapresiasi. “Banyak lompatan luar biasa. Misalnya dalam syarat kepengurusan Adminduk sudah bisa dipangkas tidak lagi perlu RT/RW, bahkan masyarakat bisa mencetak sendiri adminduk melalui mesin ADM,” katanya.

Diceritakan, dulu dahulu masyarakat yang ingin mengurus KTP saja harus antri lama, bahkan sandal dan helm mereka ikut buat antri. ”Ini sudah diterobos, dalam hitungan menit saja, surat sudah jadi,”  paparnya.

Hal perlu ditingkatkan, kata dia, edukasi kepada masyarakat bagaimana mengunakan aplikasi secara daring dari smartphone masing masing. “Tinggal masyarakat saja yang perlu diedukasi untuk mengunakan perangkat dari smartphone masing masing, agar mereka bisa manfaatkan secara daring,”  pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto SH mengatakan, mudah mudahan MPP sesuai komitmen dan arahan Menpan bisa terpenuhi. “Seandainya pelayanan publik Indonesia itu bagus, Magetan tidak saja menjadi assesoris tetapi menjadi bagian di dalamnya,” tekadnya. (nto/adv/wan).

Post Terkait

banner 468x60