Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususCapaian Vaksinasi Masuk Sepuluh Besar Nasional, Ning Ita Optimis Kota Mojokerto Turun...

Capaian Vaksinasi Masuk Sepuluh Besar Nasional, Ning Ita Optimis Kota Mojokerto Turun Level PPKM

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto optimistis akan turun level PPKM Jawa dan Bali, lantaran capain vaksinasi dosis dua tembus di angka 69,36 persen. Sehingga masuk dalam rangking sepuluh besar capaian vaksin dosis kedua Se Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Saat ini, kota dengan slogan pemimpinnya “Spirit Of Majapahit” masih berada di Level PPKM 3. Dengan capaian vaksin dosis pertama mencapai 100 persen, dan tertinggi se Jatim.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, capaian vaksinasi dosis dua dari 70.435 jiwa ini masuk peringkat sepuluh se-Indonesia, dikarenakan salah satu indikator capaian vaksinasi lansia yang harus minimal 40 persen sudah dipenuhi.

BACA JUGA: Wapres dan Gubernur Apresiasi Kota Mojokerto Capaian Vaksin Tertinggi di Jatim, Ning Ita: Matur Nuwon Sedoyo

“Alhamdulillah Kota Mojokerto yang vaksinasi baik dosis kedua untuk semua sasaran sudah mencapai 60 persen. Seperti, memberi pelayanan publik, kemudian lansia yang jadi salah satu indikator. Bahkan sasaran anak usia 12-17 tahun, dan yang lainnya kaya ibu hamil juga sudah memenuhi,” ucap Ning Ita.

Salah satu indikator capaian vaksinasi lansia minimal 40 persen berdasarkan Inmendagri Nomor 42 tahun 2021 ini diberlakukan tak lain, lanjut Ning Ita, agar di minggu berikutnya tidak terjadi kenaikkan Level PPKM.

Sehingga pihaknya tak serta merta terbuai begitu saja dengan capaian vaksinasi dosis kedua yang masuk sepuluh besar Se Indonesia tersebut. Lantaran, vaksinasi dosis kedua harus tetap diselesaikan. Begitupun dosis ketiga atau booster.

“Kemudian PR kita selanjutnya adalah menyelesaikan yang dosis dua atau dosis tiga yang booster,” Ning Ita menegaskan.

Petinggi Pemkot ini menyebutkan jika Inmendagri Nomor 42 tahun 2021 tentang Level PPKM 4,3,2 COVID -19 di Jawa dan Bali benar-benar direalisasikan. Maka Kota Mojokerto bisa berpeluang besar turun Level PPKM menjadi Level 2 atau 1.

BACA JUGA: Filolog Asal Bali Puji ‘Spirit of Majapahit’ Pemkot Mojokerto

“Jika berpedoman pada capaian tersebut, tak menutup kemungkinan, kita juga bisa loncat langsung ke level satu. Sebab syarat turun level dari dua ke satu hanya dibutuhkan capaian vaksinasi dosis pertama minimal sebesar 70 persen. Padahal saat ini capaian kita sudah di atas 100 persen,” tukasnya.

Kota Mojokerto berada satu level di bawah Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah dengan capaian vaksinasi dosis kedua sebesar 70.43 persen. Dan berada di atas satu tingkat dengan Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali dengan capaian vaksinasi sebesar 65.14 persen.

“Ini patut kita syukuri, usaha keras kita untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi membuahkan hasil. Sehingga bisa mendongkrak capaian vaksin kita menjadi yang tertinggi,” pungkasnya. (din/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR