Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita KhususBlusukan ke Pasar, Bea Cukai Malang Gelar Operasi Gabungan Gempur Rokok Ilegal

Blusukan ke Pasar, Bea Cukai Malang Gelar Operasi Gabungan Gempur Rokok Ilegal

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Sejumlah tim gabungan yang terdiri dari petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Malang, dibantu Satpol PP Kota Malang, Diskopindag Kota Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833/Kota Malang, melaksanakan Operasi Pasar Bersama Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal di wilayah Kota Malang, Rabu (15/9/2021).

Tim tersebut menyasar sejumlah lokasi yang diduga memiliki dan menjual rokok tanpa pita cukai (ilegal).

Titik pertama operasi, menyasar ke toko-toko kelontong yang ada di sekitar Pasar Kebalen. Setelah itu, petugas gabungan bergerak ke toko-toko kelontong yang ada di Jalan K.H Malik.

BACA JUGA: Tekan Peredaran, Pemkot Malang dan Bea Cukai Gempur Rokok Ilegal

Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama KPPBC Tipe Madya Cukai Malang, Krisno Budi Bagus Sasmito mengatakan bahwa target dari operasi gabungan gempur rokok ilegal ini adalah peredaran rokok ilegal.

“Target pengawasannya yaitu rokok ilegal maupun cairan vape ilegal. Tetapi saat ini fokusnya adalah rokok ilegal dulu,” terang Krisno.

Lanjut Krisno, dalam operasi tersebut, pihaknya tidak menemukan sama sekali rokok ilegal.

“Dalam operasi gabungan ini, kami tidak menemukan rokok ilegal. Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi,” terang dia.

Selain melakukan sosialisasi dan pengecekan di toko-toko kelontong, pihaknya juga melakukan pengecekan di dua pabrik rokok yang ada di Jalan K.H Malik.

“Kami juga mendatangi dua pabrik rokok, untuk mengecek perizinannya. Semuanya telah terdaftar baik di Diskopindag dan Bea Cukai Malang, sehingga tidak ada yang melanggar,” imbuh dia.

BACA JUGA: Sosialisasi Cukai Hasil Tembakau Kabupaten Malang, Bupati: Produsen Rokok Ilegal Jangan Diberantas Tapi Dibina

Krisno mengungkapkan, sejauh ini, peredaran rokok ilegal di Kota Malang terbilang minim. Berdasarkan hasil pemetaan titik rawan peredaran rokok ilegal, biasa terjadi di wilayah pinggiran.

“Namun setelah kami lakukan pengecekan langsung, hasilnya nihil. Ini berarti menjadi bukti, bahwa masyarakat sadar dan paham tentang rokok ilegal. Sebenarnya para pemilik toko yang kami datangi, mengaku pernah ditawari untuk menjual rokok ilegal, tetapi mereka menolaknya,” tegas dia.

Krisno menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi gabungan pemberantasan rokok ilegal.

“Apabila ditemukan adanya pemilik toko yang menjual dan mengedarkan rokok ilegal, maka kami lakukan tindakan tegas. Kami akan membawa dan menyita rokok ilegal tersebut,” tandas dia.

Nantinya operasi gabungan seperti ini akan diadakan secara rutin setiap bulan. Kantor Bea Cukai Malang, diungkapkannya, telah memiliki kesepakatan terkait jadwal opsgab dengan tiga pemerintah daerah di Malang Raya, baik Pemkot Malang, Pemkot Batu, dan Pemkab Malang.

BACA JUGA: Laporkan! Bila Masih Ada Rokok Ilegal yang Beredar di Magetan

“Untuk dengan Pemkot Malang kita jadwalkan sebulan sekali, dan di bulan September 2021 dilaksanakan hari ini,” jelas pria berkacamata tersebut.

Melalui operasi gabungan lintas sektor ini, diharapkan timbul sinergi antara Kantor Bea Cukai dan pemerintah daerah serta pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap ketentuan di bidang cukai, khususnya rokok ilegal dapat tercapai.

“Komitmen dalam memberantas peredaran rokok ilegal diwujudkan dengan sosialisasi, edukasi, dan penindakan dapat terlaksana dengan baik,” sambungnya.

Dukungan Wali Kota Malang

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mendukung penuh KPPBC Tipe Madya Cukai Malang dalam memberantas rokok ilegal di Kota Malang. Menurutnya, peresaran rokok ilegal sangat merugikan warga Kota Malang. Karena tidak memakai pita cukai atau pita cukai palsu yang mengakibatkan tidak ada pajak yang diterima pemerintah.

“Pajak itu kan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Jika tidak ada pajak, maka yang rugi adalah masyarakat,” beber Wali Kota Sutiaji.

BACA JUGA: KPPBC Kudus Ungkap 43 Kasus Pelanggaran Pita Cukai Rokok

Oleh karena itu, Sutiaji mengimbau kepada masyarakat Kota Malang agar tidak menjual dan membeli rokok ilegal.

“Sebelum membeli rokok, cek dulu apakah pakai pita cukai atau tidak, serta cek juga pita cukai itu palsu atau tidak. Sehingga produksi rokok di Kota Malang memberikan dampak terhadap pembangunan Kota Malang,” katanya.

Sebagai informasi, dalam operasi gabungan ini, yakni Satpol PP Kota Malang, Bagian Perekonomian, Infrastruktur dan SDA Setda Kota Malang, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Bea Cukai Malang, Polresta Malang Kota, serta Kodim 0833 Malang Kota.(nda/lna/adv)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...