Minggu, September 26, 2021
BerandaSportKetersediaan Amunisi Jadi Kendala Cabang Menembak Menuju Olimpiade

Ketersediaan Amunisi Jadi Kendala Cabang Menembak Menuju Olimpiade

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Sekretaris Jenderal PB Perbakin Firtian Yudit Swandarta mengatakan bahwa ketersediaan amunisi masih menjadi kendala cabang menembak dalam mempersiapkan para atletnya mengikuti berbagai kejuaraan internasional, termasuk Olimpiade.

Menurut Firtian, amunisi yang selama ini diproduksi oleh PT Pindad kurang memenuhi syarat untuk digunakan dalam kejuaraan internasional.

BACA JUGA : Tottenham Selangkah Lagi Tunjuk Paulo Fonseca Jadi Pelatih Baru

“Kendala kami dalam menyiapkan atlet di Olimpiade itu yang pertama adalah amunisi. Kalau senjata bisa didatangkan walaupun mahal. Tapi amunisi ini harus punya akurasi cukup tinggi,” kata Firtian dalam jumpa pers seusai melakukan pertemuan dengan Menpora di Jakarta, Selasa.

“Berbeda dengan amunisi yang diproduksi PT Pindad karena itu untuk kebutuhan militer, sedangkan untuk kebutuhan olahraga terutama nomor-nomor Olympic itu butuh amunisi dengan akurasi tinggi,” kata dia melanjutkan.

Selain itu, amunisi atau peluru yang digunakan dalam ajang internasional juga harus terlebih dahulu lolos sertifikasi Federasi Olahraga Menembak Internasional (ISSF).

Beberapa Peluru Ditolak Oleh ISSF

Ferdian menceritakan pengalamannya ketika beberapa peluru yang sudah dipersiapkan Perbakin untuk Kejuaraan Dunia di Beijing malah ditolak oleh ISSF karena memiliki power vector yang terlalu lemah dan tidak dapat digunakan oleh atlet.

Satu-satunya solusinya, lanjut dia, yaitu bekerja sama dengan importir sehingga bisa mendapat amunisi dengan harga miring tetapi memiliki kualitas peluru yang sesuai dengan laras senjata yang tersedia.

Firtian mengaku sudah mendapat dukungan dari Kemenpora agar mendapat keringanan bea masuk.

“Kemenpora sudah membantu banyak. Melalui surat Sekretaris Menpora sudah memberikan rekomendasi agar dapat keringanan biaya masuk. Kami tetap membayar pajak, tetapi ada pengurangan biaya masuk,” tutup dia.

PB Perbakin saat ini sedang mempersiapkan diri menggelar kejuaraan internasional ISSF Grand Prix Pistol and Rifle yang dijadwalkan pada 1-11 September mendatang.

BACA JUGA : Dewa United Dukung Penundaan Piala Wali Kota Solo

Ajang tersebut menjadi simulasi bagi Perbakin untuk menggelar event yang lebih besar, yakni Piala Dunia Pistol Rifle pada 8-18 Februari 2022.

Piala Dunia 2022 itu diharapkan dapat menjadi ajang kualifikasi yang masuk dalam perhitungan poin menuju Olimpiade 2024 Paris. (int1)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...