Pelaku Penipuan Modus Barang Grosir Diringkus Polisi

  • Whatsapp
pelaku penipuan
Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi. (din/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Tindak pidana penipuan modus baru muncul meresahkan warga Kota Mojokerto. Modusnya menawarkan sandal dan tas dalam jumlah partai besar dengan harga grosir. Dilaporkan, korban merupakan warga Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, telah mentransfer Rp 92 juta kepada pelaku, namun barang tak juga dikirim.

Baca Juga

Saat ini, kedua pelaku berhasil diringkus anggota Satreskrim Polresta Mojokerto. Penangkapan keduanya berawal dari laporan warga Lingkungan Jayeng RT 002 RW 002, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

“Sekitar pukul 12.00 WIB, korban dihubungi pelaku melalui WA,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi pada Nusadaily.com, Senin 3 Juli 2020.

Dari laporan korban inilah, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku. Penangkapan kedua pelaku juga terbantu melalui identitas nomor rekening yang ditransfer oleh korban, yakni atas nama ibu salah satu pelaku.

“Dasil hasil pemeriksaan, pemilik nomor rekening diketahui anak pemilik nomor rekening tersebut, terlibat dalam aksi penipuan. Pelaku utama atas nama Yusup Aryanto (26) warga Kecamatan Bumi Jawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah,” ungkap Kasat.

Pelaku Kedua Dimankan di Jakarta

Pelaku kedua yakni Hariansyah (29) warga Desa Karang Raja, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Pelaku tersebut diamankan di Lokasari Square, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat dan diback up oleh tim Resmob Polres Metro Jakarta Barat.

“Pelaku menawarkan sandal dan tas dalam jumlah partai besar dengan harga grosir. Setelah terjadi kesepakatan harga, korban mentransfer uang sebesar Rp92.648.000 ke rekening yang diberikan oleh pelaku. Namun setelah uang tersebut ditransfer, barang yang dijanjikan tak juga dikirim dan nomer HP yang digunakan transaksi sudah tidak aktif,” tandas Sodik.

Ia menambahkan, barang bukti yang diamankan berupa dua lembar rekening koran BRI atas nama Regi Oktaviana, dua lembar rekening koran BRI atas nama Jumaroh, ATM BRI dan buku rekening milik Jumaroh, dua lembar rekening koran BRI atas nama Bahtiar Maulana, dua lembar rekening koran BRI atas nama Aji Maemun.

“Serta rekaman CCTV, jaos warna putih, celana pendek kain warna abu-abu gelap, laptop merk Asus warna silver, HP merk Samsung type J7 Prime warna gold. Kedua pelaku dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara,” imbuhnya.(din/lna)

Post Terkait

banner 468x60