Miliki Jet Pribadi Baru, Juragan 99 Langsung Baksos ke Kalsel

  • Whatsapp
jet pribadi
Pesawat jet pribadi milik Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari yang digunakan untuk bakti sosial bagi warga terdampak banjir di Kalimantan Selatan.(instagram/@juragan_99)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Pengusaha armada bus yang dikenal dengan julukan Juragan 99, Gilang Widya Pramana dan sang istri yang merupakan founder MS Glow, Shandy Purnamasari baru saja membeli pesawat jet pribadi. Sebagai bentuk rasa syukur, mereka langsung berangkat menuju Kalimantan Selatan untuk membantu korban bencana banjir.

“Pesawat ini, saya pesan bulan September 2020, bulan Januari 2021 sudah datang. Pesawat ini sebagai kado ulang tahun pernikahan ke delapan. Ulang tahunnya masih tanggal 7 Februari 2021 mendatang. Tapi, datang lebih awal, alhamdulilah,” ujar Gilang.

Baca Juga

BACA JUGA: 10 Penerima Vaksin di Kota Malang Ditentukan, Salah Satunya Juragan 99

Gilang dan Shandy langsung berangkat menuju Kalimantan Selatan untuk memberikan bantuan bagi warga terdampak banjir dengan menggunakan pesawat buatan Amerika jenis Cessna Citation Latitude tersebut. Mereka akan memberikan bantuan senilai Rp 500 juta. Rp 300 juta berupa paket sembako dan Rp 200 juta uang tunai yang ia serahkan bersama dengan sahabatnya, Raffi Ahmad.

“Saat ini, beberapa daerah di Indonesia sedang terjadi bencana. Agar menjadi berkah, kami berangkat ke Kalimantan Selatan untuk membantu logistik bagi korban banjir. Misi awal kami adalah kemanusiaan, mudah-mudahan bermanfaat,” kata dia.

BACA JUGA: Begini Pesan Owner MS Glow For Men untuk Pemuda Milenial

Dia berharap bantuan tersebut bisa meringankan dan membantu beban para korban bencana alam. Keduanya juga berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam misi kemanusiaan.

Cita-cita Sejak Kecil

Gilang menguraikan, memiliki jet pribadi merupakan mimpinya sejak kecil. Untuk itu, Gilang berusaha keras untuk mewujudkannya.

“Mimpi bisa terwujud jika mau bekerja keras dan mampu memanfaatkan peluang. Alhamdulilah, saya bersyukur bisa mewujudkan mimpi dari nol,” imbuh dia.

Gilang menjelaskan, selain untuk misi kemanusiaan, pesawat jet pribadi tersebut juga untuk menunjang karirnya.

“Ini bukan ajang pamer, tapi pesawat uni untuk menunjang mobilitas yang sering berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan waktu yang terbatas. Adanya pesawat ini saya rasa cukup membantu saya,” tandas dia.(nda/lna)