Jelang Pengundian Nomor Urut Paslon, Bawaslu Banyuwangi Sorot 11 Titik Rawan

  • Whatsapp
bawaslu banyuwangi
5 Komisioner Bawaslu Banyuwangi. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi menyoroti 11 titik kerawanan saat tahapan penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. 

Komisioner Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat imbauan baik kepada KPU maupun tim kampanye bakal pasangan calon. 

Baca Juga

“Ada 6 imbauan yang kami sampaikan kepada KPU dan 5 imbauan kepada bakal pasangan calon. Terutama terkait pelaksanaan protokol kesehatan saat penetapan dan pengundian nomor urut paslon,” kata  Hasyim, Selasa 22 September 2020.

BACA JUGA: Terjadi Kerumunan saat Pendaftaran, Bawaslu Banyuwangi: Kedua Paslon Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Imbauan ini selain sudah menjadi tugas Bawaslu, juga sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19. Mengingat dalam beberapa bulan terakhir, laju penularan COVID-19 di Banyuwangi cukup masif.

Sesuai UU Nomer 6 tahun 2018 dan UU Nomer 6 tahun 2020, KPU harus memastikan seluruh persyaratan bakal pasangan calon terpenuhi. 

Selain itu, dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19, KPU harus melaksanakan protokol kesehatan dan pedoman pembatasan sosial berskala besar saat penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon.

“Kita juga meminta KPU agar memperhatikan pembatasan jumlah orang yang ikut serta didalam ruangan dan pembatasan sosial berskala besar untuk di luar ruangan,” kata Hasyim. 

Sementara untuk bakal pasangan calon, Bawaslu meminta agar tidak melibatkan masa pendukung yang cukup besar. Berkaca saat masa pendaftaran lalu, terjadi kerumunan masa di luar kantor KPU akibat pendukung masing-masing bapaslon membludak. 

“Tentu ini sangat rentan menjadi klaster baru penularan COVID-19. Kita tidak ingin itu terjadi. Untuk itu, kita minta masing-masing bapaslon agar tidak membawa masa pendukungnya, demi menekan laju penyebaran COVID-19,” harap Hasyim.

BACA JUGA: Polemik Data Pemilih A-KWK, Bawaslu Banyuwangi Lakukan Pengawasan Melekat

“Juga tidak melibatkan pihak-pihak yang dilarang dalam rangkaian kegiatan tersebut, seperti ASN, TNI/POLRI dan memastikan bakal pasangan calon  tidak menggunakan fasilitas Negara saat kegiatan tersebut berlangsung,” tambahnya. 

Disamping itu, Bawaslu juga menghimbau kepada semua pihak untuk ikut menjamin kondusifitas keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. 

“Bawaslu Banyuwangi akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan Satgas/Gugus Tugas Covid-19 untuk memastikan rangkaian kegiatan penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon berjalan kondusif,” tutup Hasyim. (ozi)

Post Terkait

banner 468x60