Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaRegionalHarap-Harap Investasi Kelautan dan Bantuan Vaksin Tambahan untuk Jember

Harap-Harap Investasi Kelautan dan Bantuan Vaksin Tambahan untuk Jember

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkap agenda pertemuannya dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan beberapa hari di Jakarta.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Rupanya, pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Jember dalam hal pembangunan ekonomi sektor kelautan serta penambahan kebutuhan vaksin Covid-19.

Hendy menyebut, wilayah pesisir pantai selatan potensial untuk digunakan sebagai dermaga angkutan barang. Selain itu, juga tersedia lahan yang cukup luas untuk dimanfaatkan sebagai tempat berdirinya pelabuhan perikanan baru selain di Puger.

“Ini merupakan sinergi dan kolaborasi yang tepat agar potensi kelautan di wilayah pesisir pantai selatan Kabupaten Jember akan terdorong maksimal,” ujar Hendy melalui keterangan resminya, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Jember mempunyai garis pantai sangat panjang yang meliputi 5 wilayah kecamatan. Yakni Kecamatan Tempurejo, Ambulu, Puger, Gumukmas, dan Kencong. Saat ini, hanya Puger yang menjadi pusat terbesar aktivitas nelayan. Sedangkan, daerah lain hanya perikanan skala kecil. Bahkan, di pesisir Gumukmas malah ditempati tambak yang mayoritas ilegal.

Temui Luhut karena Jember Kurang Stok Vaksin

Hendy mengatakan, keperluannya menemui Menko Luhut berkenaan dengan kondisi Jember yang kekurangan stok vaksin. Hingga kini, capaian vaksinasi hanya 26 persen dibandingkan dengan kewajiban minimal 50 persen dari target penyuntikan ke sebanyak 1,9 juta warga.

Menurut dia, lewat Menko Luhut selanjutnya Kementerian Kesehatan dalam waktu dekat bakal mengirim tambahan sekitar 500.000 vaksin. Sehingga, kelak akan berdampak ke perubahan status penanganan Covid-19 di Jember dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

“Alhamdulillah, laporan kami terkait kondisi dan situasi pandemi Covid-19 di Jember langsung mendapat respon dari Bapak Menko Marvest. Kami juga sempat membahas banyak hal,” kata Hendy.

Berdasarkan Inmedagri nomor 47 Tahun 2021 Jember mengalami kenaikan level PPKM dari level 1, lalu 2 dan kemudian ke level 3 pada tanggal 5 Oktober 2021.

Disamping karena minimnya capaian vaksin, juga disebabkan kekurangan vaksinator atau tenaga medis untuk menyuntikkan vaksin, dan sebaran warga yang tervaksinasi belum merata.

Dinas Kesehatan hanya memiliki stok 25.000 vaksin. Sebelum bantuan 500.000 vaksin dari pusat datang. Program vaksinasi sementara ini akan dilanjutkan dengan memakai stok vaksin Dinas Kesehatan serta tambahan dari TNI dan Polri setempat. (sut/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR